Suara.com - Bayer Leverkusen menutup musim 2023/2024 Bundesliga dengan gemilang. Kemenangan 2-1 atas Augsburg di pekan terakhir mengantarkan mereka meraih gelar juara tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Leverkusen memuncaki klasemen akhir dengan koleksi 90 poin, unggul 17 poin dari VfB Stuttgart di posisi kedua. Juara bertahan Bayern Muenchen harus puas di posisi ketiga dengan 72 poin.
RB Leipzig dan Borussia Dortmund menyusul di urutan keempat dan kelima, memastikan tiket Liga Champions musim depan. Eintracht Frankfurt menempati posisi keenam dengan jatah Liga Europa, sementara TSG Hoffenheim di posisi ketujuh lolos ke playoff Conference League.
BACA JUGA: Bali United Kandas dengan Skor Telak, Teco Akui Persib memang Layak ke Final Championship Series
Di zona degradasi, FC Koln dan Darmstadt dipastikan turun ke kasta kedua. Sementara VfL Bochum di posisi ke-16 masih berpeluang bertahan setelah menjalani pertandingan playoff promosi-degradasi melawan Fortuna Duesseldorf.
Prestasi luar biasa Leverkusen
Kejuaraan Leverkusen musim ini menjadi momen bersejarah. Mereka menjadi tim pertama dalam sejarah Bundesliga yang meraih gelar tanpa satupun kekalahan. Dominasi Leverkusen tak terbendung sepanjang musim, mengukir 28 kemenangan dan 6 seri.
BACA JUGA: PSSI Ajak Thailand Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Tapi..
Bayern Muenchen gagal mempertahankan gelar
Baca Juga: Hasil Liga Europa: Bayer Leverkusen Hadapi Atalanta di Final
Kegagalan Bayern Muenchen mempertahankan gelar menjadi salah satu kejutan musim ini. Tim yang selalu mendominasi Bundesliga dalam beberapa dekade terakhir harus puas di posisi ketiga.
Perebutan tiket Eropa dan degradasi
RB Leipzig dan Borussia Dortmund mengamankan tiket Liga Champions, sementara Eintracht Frankfurt dan TSG Hoffenheim lolos ke Liga Europa dan Conference League. FC Koln dan Darmstadt terdegradasi, sedangkan VfL Bochum masih memiliki peluang lolos di playoff.
Musim Bundesliga 2023/2024 penuh dengan drama dan kejutan. Leverkusen tampil gemilang dan mengukir sejarah, sementara Bayern Muenchen harus mengakui keunggulan sang rival. Perebutan tiket Eropa dan degradasi juga berlangsung sengit hingga pekan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kamboja Diperkuat 9 Pemain Naturalisasi
-
Punya Potensi, 4 Pemain Super League dan Abroad Ini Layak Diberi Kesempatan oleh John Herdman
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Mauricio Souza Protes Kartu Merah Jordi Amat saat Persija Tumbang Dramatis
-
Amunisi Lini Serang Pulih, AC Milan Siap Tempur di Markas Napoli
-
Persib Bandung Unggul 9 Poin, Bojan Hodak Was-was: Gelar Belum di Tangan
-
Inter Milan Mengamuk! Roma Dibantai 5-2, Chivu Puji Perubahan Mentalitas
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
-
Masalah Jantung, Eks Gelandang Chelsea Oscar Pensiun di Usia 34 Tahun
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah