Suara.com - Mantan pelatih Real Madrid dan Manchester United, Jose Mourinho mendapat sambutan fenomenal saat diperkenalkan sebagai pelatih baru klub Turki, Fenerbahce. Sejak dari bandara sampai di stadion, Mourinho disambut para suporter fanatik Fenerbahce.
Fenerbahce menjadi klub berikut yang dilatih Jose Mourinho setelah pemecatannya dari AS Roma pada Januari lalu.
Di depan puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Ulker Fenerbahce di Istanbul, eks pelatih Chelsea dan Inter Milan itu mengucapkan janjinya.
"Umumnya, seorang pelatih dicintai setelah meraih kemenangan, namun kali ini saya merasakan cinta tersebut sebelum kemenangan. Ini merupakan tanggung jawab besar bagi saya," ucap Mourinho dikutip dari Tribal Football, Senin (3/6/2024).
"Saya berjanji bahwa mulai saat ini, saya adalah bagian dari keluarga ini. Jersey ini adalah kulit saya," imbuh pelatih kawakan asal Portugal tersebut.
Mourinho pun mengungkapkan ambisi besarnya bersama Fenerbahce di Liga Champions musim depan.
Finis kedua di belakang tim rival, Galatasaray di Liga Turki musim 2023/2024, Fenerbahce harus memulai langkah mereka dari babak kualifikasi kedua untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan.
"Kita tahu Fenerbahce harus mengikuti babak kualifikasi terlebih dahulu. Tapi dengan pengalaman saya, saya berjanji akan berusaha keras membawa klub ini ke fase grup. Dan tentunya bukan cuma sebagai tim partisipan di kompetisi nanti, tapi juga berbicara banyak," sesumbar pelatih berusia 61 tahun itu.
Mourinho juga mengatakan alasannya menerima pinangan dari Fenerbahce. Menurutnya Fenerbahce sebagai klub memiliki kesamaan dalam visi dengan dirinya.
Baca Juga: Lanjutkan Karier Manajerial di Turki, Jose Mourinho Sepakat Latih Fenerbahce
Mourinho mengungkap dia memutuskan untuk melatih Fenerbahce setelah Presiden Ali Koc memahami visi serta rencananya.
"Saya ingin berjuang untuk Anda, saya ingin menjadi pelatih kalian semua. Sejak saya menandatangani kontrak, impian Anda sekarang adalah impian saya," tutur Mourinho kepada puluhan ribu suporter di stadion.
Mourinho mengambil alih posisi yang ditinggalkan pelatih Ismail Kartal, yang berpisah dari Fenerbahce pada Jumat pekan lalu.
Musim lalu Kartal membawa Fenerbahce hanya mengalami satu kekalahan di Superlig Turki. Namun dengan mengoleksi 99 poin dari 38 pertandingan, Fenerbahce secara luar biasa tetap gagal menjadi juara, tertinggal tiga poin dari Galatasaray.
Menurut media-media ternama Turki, Mourinho ditargetkan untuk membawa Fenerbahce setidaknya mencapai fase grup Liga Champions musim depan, serta meraih gelar liga domestik pertama sejak klub terakhir jadi juara pada musim 2013/2014 silam.
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan
-
Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir
-
Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Kemenangan Belanda atas Norwegia
-
John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030
-
John Herdman: Saya Memikirkan Marselino dan Miliano
-
Begitu Bertenaga, John Herdman Terkesan dengan Lagu Indonesia Raya