Suara.com - PSSI akan membayarkan denda yang dijatuhi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kepada pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan dua pemain Garuda, Ivar Jenner serta Justin Hubner. Total denda menyentuh ratusan juta rupiah.
Jika nominal denda Shin Tae-yon, Ivar Jenner, dan Justin Hubner digabungkan, PSSI harus membayar AFC sebesar 17.000 dolar AS atau setara dengan Rp277,9 juta (kurs dolar AS Rp16.350).
Rinciannya adalah Shin Tae-yong sebesar 7.000 dolar AS (Rp122,8 juta), dan masing-masing dari Justin Hubner dan Ivar Jenner sebesar 5.000 dolar AS (Rp81,8 juta).
AFC meminta ketiganya membayar denda paling lambat 30 hari setelah putusan dikeluarkan yaitu pada 27 Juni lalu. Terkait hal ini PSSI akan bertanggung jawab.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa denda dari AFC layaknya denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Jadi memang itu harus dilunasi dan dipatuhi.
"Ya itu sama seperti hukuman Komdis PSSI, sudah ada aturannya. Ya dipenuhi," ujar Arya Sinulingga dalam keterangannya, Jumat (28/6/2024).
"Harus dilakukan tahapan-tahapan pembayaran sesuai dengan yang ada. PSSI yang membayar denda," jelas Arya Sinulingga.
Sebagai informasi, ketiganya didenda karena dianggap melakukan protes berlebihan selama Piala Asia U-23 2024. Shin Tae-yong, Justin Hubner, dan Ivar Jenner divonis AFC melanggar Pasal ke-50 Kode Disiplin dan Etik AFC.
Shin Tae-yong dinilai selama konferensi pers pasca-pertandingan tergugat membuat komentar yang mempertanyakan kompetensi dan integritas wasit dan AFC.
Baca Juga: Bahrain Jangan Terlena Pernah Menang 10-0, Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang Beda 180 Derajat!
Sementara Justin Hubner dan Ivar Jenner didenda AFC karena membuat status di media sosial yang dinilai menghina Piala Asia U-23 hingga Federasi Sepak Bola Qatar (QFA).
Berita Terkait
-
Akun Instagram AFC Digeruduk Netizen Buntut Sanksi STY, Justin Hubner dan Ivar Jenner
-
Pengamat Asing Ramalkan Timnas Indonesia Lanjut Round 4 Kualifikasi, Bisa Lolos Piala Dunia 2026?
-
Sama-sama Masuk Grup Neraka, China Diminta Tiru Strategi Timnas Indonesia
-
4 Kisah Sukses Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia, Dari Legenda hingga Bintang Baru
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga