Suara.com - Masato Sugiharto, dari namanya saja sudah pasti sosoknya dikenal sebagai orang Indonesia, meski kenyataannya tidak karena pemuda 15 tahun ini merupakan orang asli Thailand.
Satu talenta sepak bola dengan nama khas Indonesia tetapi kewarganegaraan yang dimiliki berasal dari Thailand, Masato Sugiharto.
Masato Sugiharto tak hanya identik dengan Indonesia lewat namanya, tetapi juga keturunan yang ia miliki, yakni Belanda.
Menurut laman resmi Transfermarkt, Masato Sugiharto mmiliki dua kewarganegaraan, di antaranya Thailand dan Belanda.
Bocah berusia 15 tahun ini lahir di Thailand pada 7 Juni 2009, menariknya lagi ia merupakan pemain jebolan akademi PSV Eindhoven.
Masato Sugiharto tergabung PSV Eindhoven Youth, sebelum pada 24 Januari tahun ini pindah ke Pattaya U-18 di Thailand.
Tak banyak informasi yang bisa didapat mengenai Masato Sugiharto, namun kabar kepindahannya ke Pattaya U-18 sempat diwartakan media lokal Thailand.
Media Thailand, BallThai, bahka sempat meyakini jika Masato Sugiharto merupakan pemain masa depan timnas Gajah Perang.
Meski tercatat berkewarganegaraan Thailand dan Belanda, ada sebuah akun Instagram yang menamakan Masato Sugiharto dengan nama pengguna @masatosugih.
Baca Juga: Penunjukan Letexier di Laga Final EURO 2024, Upaya untuk Perbaiki Citra Sang Wasit?
Dalam biodata akun Instagram tersebut dicantumkan kewarganegaraan Indonesia, meski belum dikonfirmasi lebih lanjut mengenai kebenarannya.
Pemain keturunan Indonesia memang tersebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk bisa jadi memiliki keturunan Thailand juga.
Berikut profil singkat Masato Sugiharto
Nama Lengkap: Masato Sugiharto
Tanggal Lahir / Umur: 7 Juni 2009/ 15 Tahun
Kewarganegaraan: Thailand /Belanda
Posisi: Sayap Kiri
Klub saat ini: Pattaya Dolphins
Sementara itu kini masih banyak pemain keturunan yang berminat membela Timnas Indonesia, meski tidak serta merta diungkapkan.
Salah satunya adalah Sjors-Lowis Hermsen, pemain kelahiran Belanda yang saat ini berusia 18 tahun.
Berita Terkait
-
Penunjukan Letexier di Laga Final EURO 2024, Upaya untuk Perbaiki Citra Sang Wasit?
-
Profil UD Logrones, Klub Spanyol yang Diperkuat Pemain Timnas Indonesia U-19 Marselinus Ama Ola
-
Siapa Muhammad Nur Ichsan? Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Singkirkan Kiper ADO Den Haag Ferran Alinegara
-
Skill Marselinus Ama Ola, Penyerang Klub Spanyol yang Perkuat Timnas Indonesia U-19
-
Pernah Rugikan Indonesia, Media Inggris Sorot Wasit Final Euro 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar