Suara.com - Thom Haye dikabarkan tengah menjadi buruan klub papan atas Kroasia, Dinamo Zagreb, yang membuatnya bakal tampil di Liga Champions 2024/2025.
Dilaporkan oleh media Kroasia, hrsport, Thom Haye menjadi salah satu opsi yang dibidik untuk mengisi lini tengah Dinamo Zagreb.
Disebutkan bahwa Dinamo Zagreb tengah membutuhkan gelandang bertahan baru yang bisa bersaing atau menggantikan Josip Misic di lini tengah.
“Dinamo Zagreb menutup banyak posisi di musim panas ini, tapi ada ketakutan Josip Misic, jantung tim ini, cedera atau meninggalkan klub,” tulis hrsport.
Bagi media Kroasia itu, Thom Haye dianggap bisa menjadi opsi yang tepat karena punya kualitas mumpuni dan berstatus Free Agent.
Dengan status Free Agent, Dinamo Zagreb pun tak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk membayar biaya transfernya.
Kabar ini jelas menjadi kabar bahagia bagi pendukung Timnas Indonesia. Pasalnya, Dinamo Zagreb merupakan salah satu klub langganan Liga Champions.
Di samping itu, kabar ini juga menjadi angin segar bagi Thom Haye karena keinginannya bermain di luar Belanda akan terwujud.
Terlepas dari kabar tersebut, menarik untuk membahas Dinamo Zagreb. Seperti apa klub yang dikenal sebagai klub paling berprestasi di Kroasia itu?
Klub Bersejarah Kroasia
Dinamo Zagreb merupakan salah satu klub tertua dan klub tersukses di Kroasia. Klub ini sendiri berdiri pada 26 April 1911 atau saat ini berusia 113 tahun.
Sejak berdiri, Dinamo Zagreb telah memenangkan 25 gelar Liga Kroasia (HNL) dan menjuarai 17 gelar Piala Kroasia.
Saat Kroasia masih menjadi bagian Yugoslavia, Dinamo Zagreb juga tetap berprestasi dengan 9 kali menjuarai Liga Yugoslavia dan 8 kali menjuarai Piala Yugoslavia.
Di samping itu, klub berjuluk Si Biru ini juga merupakan langganan kompetisi Eropa, terutama Liga Champions dan dan Liga Europa.
Di Liga Champions, Dinamo Zagreb telah tampil sebanyak 160 kali sejak tahun 1958.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
-
Keok di Menit Akhir, Rui Borges Peringatkan Arsenal: Sporting CP Siap Beri Kejutan di Emirates
-
Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua
-
PSG Bungkam Liverpool 2-0, Kvaratskhelia: Kami Harusnya Bisa Bantai Mereka
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?