Suara.com - Ada pemandangan unik menjurus ke tindakan bodoh dalam pertandingan lanjutan Bundesliga 2 Jerman pada akhir pekan lalu.
Menariknya bek kelahiran Jakarta, Reno Munz menjadi saksi kebodohan yang dilakukan pemain Bundesliga 2 Jerman. Tidak hanya satu kali namun dua kali tindakan bodoh terjadi di pertandingan antara Magdeburg vs Greuther Furth, Minggu 6 Oktober 2024.
Tindakan bodoh yang dilakukan pemain kedua tim ialah dengan sengaja memegang bola yang berujung pada hukuman penalti dari wasit.
Handball pertama dilakukan oleh rekan Reno Munz di Greuther Furth, Gideon Jung. Bek 30 tahun itu tiba-tiba memegang bola yang ditendang oleh kiper Nahuel Nicolas Noll.
Bola yang ditendang oleh Noll dipegang dengan dua tangan oleh Jung. Sontak saja wasit pun langsung memberikan hadiah penalti kepada tim lawan.
Dari video yang beredar di platform sosial media, kuat dugaan Jung mengira bahwa ia diminta oleh sang kiper untuk melepaskan tendangan bebas sehabis situasi bola mati.
Namun jelas terlihat, bahwa kiper Noll memberikan passing kepada rekannya itu.
Setelah aksi handball oleh Jung, pemain lawan Magdenburg juga melakukan hal yang sama. Daniel Heber dengan sengaja memegang bola dengan kedua tangannya di area kotak penalti.
Hal itu ia lakukan saata pemain Greuther Furth dilanggar di depan area kotak penalti. Entah apa yang merasuki, Heber malah memegang bola yang mengarah kepadanya.
"Astaga, tidak bisa dibayangkan, hal yang sama terjadi lagi," begitu kata komentator pertandingan.
Pertandingan Magdeburg vs Greuther Furth sendiri berakhir imbang 2-2. Pemain keturunan Indonesia, Reno Munz pada laga itu masuk sebagai pemain pengganti. Ia hanya bermain selama 6 menit pada laga yang mirip-mirip 'sepak bola gajah'.
Pemain bertinggi badan 1,88 m ini bisa dimainkan pada tiga posisi berbeda. Dari 4 laga itu, Reno 2 kali dimainkan sebagai full back kiri, 1 pertandingan jadi gelandang bertahan dan full back kanan.
Dari segi statistik seperti dikutip dari Fotmob, Reno di 4 pertandingan tercatat melepaskan umpan akurasi sebesar 76,7 persen. Hebatnya lagi, akurasi long ball Reno mencapai 100 persen.
Selain itu, 8 kali ia memenangkan duel, 3 kali intersep dan hanya 2 kali melakukan pelanggaran. Statistik yang cukup konsisten ini terbilang lebih baik jika dibandingkan dengan dua pemain Timnas Indonesia saat ini, Elkan Baggott dan Nathan Tjoe-A-On.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Solo Masuk Starting XI Terbaik Liga Belanda, Sebentar Lagi Gabung ke Timnas Indonesia
-
Bukan Cuma Mimpi! Pengamat: Ide Transportasi Ridwan Kamil dan Pramono Anung Realistis
-
3 Pemain Mengerikan Bahrain yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia
-
Pelatih Bahrain Tak Berani Pasang Target Tinggi Atas Indonesia, Ini Penyebabnya!
-
Mengerucut! 4 Pemain Keturunan Paling Mungkin Dinaturalisasi Sebentar Lagi, Ada Teman Mees Hilgers
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan
-
Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir
-
Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Kemenangan Belanda atas Norwegia
-
John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030
-
John Herdman: Saya Memikirkan Marselino dan Miliano
-
Begitu Bertenaga, John Herdman Terkesan dengan Lagu Indonesia Raya