Suara.com - Ucapan terima kasih disampaikan ibunda Kevin Diks, Natasja Diks-Bakarbessy kepada seorang pria muslim di balik keputusan sang anak bela Timnas Indonesia.
Pada unggahan akun Facebook miliknya, Natasja selain mengucapkan bangga dengan keputusan Kevin Diks membela Timnas Indonesia, juga menuliskan bahwa ia dan keluarga berterima kasih kepada pria muslim Maroko bernama Hakim Slimani.
"Terima kasih atas semua kerja keras Anda @hakimslimani70," tulis ibunda Kevin Diks seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/10/2024).
Lantas siapa Hakim dan apa perannya untuk karier Kevin Diks?
Dikutip dari Transfermarkt, Hakim adalah agen dari Kevin Diks. Hakim tergabung di agensi bernama Grand Stand.
Hakim bukan satu atau dua tahun mnjadi agen Kevin Diks. Ia sudah menjadi agen untuk calon pemain Timnas Indonesia itu cukup lama.
Bahkan saat Kevin Diks pindah dari Vitesse ke Fiorentina, ada peran besar dari Hakim. Sosok pria asal Maroko itu selalu jadi yang terdepan untuk membela Kevin.
Saat pindah dari Vitesse ke Fiorentina, Kevin Diks sempat disamakan dengan full back Belanda, Grogory van der Wiel. Hakim langsung menegaskan kedua pemain sama sekali berbeda.
"Kalau dibandingkan dengan Van der Wiel, saya katakan Kevin berpikir dulu sebelum melakukan sesuatu, berbeda dengan Van der Wiel," ucap Hakim seperti dilansir dari fcupdate.nl
Baca Juga: 6 Kali Lebih Mahal dari Kevin Diks, Pemain Keturunan Milik Inter Dukung Timnas Kalahkan China
"Gregory berusia 24 tahun ketika dia pindah ke luar negeri, Kevin baru berusia 19 tahun. Menurut saya ada perbendaan besar," sambungnya.
Saat itu, Hakim tegaskan bahwa keputusan Kevin Diks pindah ke Fiorentina merupakan langkah tepat.
"Klub besar sangat banyak melihat potensi dalam diri Kevin. Ada tawaran lain dari klub Eropa lain, tapi Kevin ingin pindah ke Fiorentina," ucap Hakim.
Berita Terkait
-
Beda Banget! Media China Bandingkan Suasana Latihan Timnas Indonesia vs Negaranya
-
Blackpool dan Timnas Indonesia Tak Lagi Sejalan, Bagaimana Nasib Elkan Baggott?
-
Media China Ingatkan Nasib Branko Ivankovic Jika Kalah dari Indonesia
-
Harga Jam Tangan Pemain Timnas Indonesia, Punya Jordi Amat Lebih Mahal dari Erick Thohir: Agak Laen..
-
Laga Melawan China, Saatnya Pasukan Merah Putih Realisasikan Kemenangan yang Sempat Tertunda
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi