Suara.com - Persija sukses meraih kemenangan 2-0 atas PSIS Semarang dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Kamis (17/10/2024) malam.
Dua gol kemenangan Macan Kemayoran dicetak oleh Maciej Gajos dan Rayhan Hannan. Gajos cetak gol lewat sepakan free kick.
Sementara Hannan cetak gol setelah melakukan akselerasi menusuk ke kotak penalti PSIS dan diakhiri dengan sepakan keras.
Usai pertandingan, Hannan mengatakan bahwa kunci kemenangan Persija atas PSIS ialah kerjasama tim. Menurut Hannan, kerjasama tim sudah dilakukan Persija sejak dua pekan lalu.
“Yang pertama pastinya menang pada malam ini karena kerja keras tim yang kami lakukan dari dua pekan lalu,” ujarnya seperti dikutip dari laman Persija.
Gol ke gawang PSIS menjadi gol perdanan gelandang berusia 20 tahun itu. Menurut Hannan, ia sangat berterima kasih kepada pelatih dan rekan setim, serta Jakmania, pendukung Persija.
“Untuk gol pertama saya berterima kasih banyak kepada pelatih, kepada ofisial, kepada semua teman-teman, dan kepada fan yang selalu mendukung tim ketika di bawah maupun di atas,” ucapnya.
Sementara itu pelatih Persija Carlos Pena mengatakan tugas mencetak gol bukan hanya tugas dari penyerang.
“Sebagaimana yang saya katakan sebelum pertandingan, gol tidak datang hanya dari para penyerang. Gol bisa datang dari bek tengah, situasi bola mati, dari gelandang, dari nomor 10. Semua orang harus berkontribusi untuk mencetak gol di tim ini. Dan hari ini Hannan menyumbang gol, maka saya sangat gembira,” kata Pena pada jumpa pers seusai pertandingan.
Baca Juga: BRI Liga 1: Diwarnai Lima Gol, Persik Kediri Perkasa Taklukkan Dewa United
Pena membela performa kedua penyerangnya tersebut, yang disebutnya hanya sedang tidak memiliki momentum yang tepat untuk dapat mencetak gol.
“Saya memiliki dua penyerang yang bagus. Bagi para penyerang, terdapat saat-saat sulit untuk mencetak gol. Ini mengenai momen, berkali-kali mereka mencoba tapi gol yang diharapkan tidak terjadi,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Diwarnai Lima Gol, Persik Kediri Perkasa Taklukkan Dewa United
-
Attitude Pemain Asing PSIS Semarang Dipuji Usai Dikartu Merah, Ternyata Punya Lisensi Mentereng
-
Hasil BRI Liga 1: Drama Dua Kartu Merah, Persija Jakarta Kalahkan PSIS Semarang
-
Lawan Persib Tanpa Penonton, Persebaya Tetap Waspada
-
David da Silva Kemungkinan Absen Lawan Persebaya, Persib Siapkan Striker Timnas
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
Gyokeres Bikin Boncos! Sudah Tebus Rp1 T, Arsenal Bepotensi Bayar Lagi Rp3,5 M, Kok Bisa?