Suara.com - Sepak bola jadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang mendapatkan perhatian khusus dari Jokowi selama 10 tahun menjadi presiden.
Selain prestasi mentereng yang didapatkan, pemerintah pusat juga gencar merenovasi maupun membangun puluhan stadion bertaraf internasional.
Untuk tahun ini saja, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,87 triliun dari APBN 2024 guna keperluan renovasi dan pembangunan 21 stadion sepak bola.
Ke-21 stadion yang dibangun yaitu Stadion Harapan Bangsa dan Stadion Dimurthala di Provinsi Aceh, Stadion Utama dan Stadion Teladan di Sumatera Utara, Stadion Bumi Sriwijaya di Sumatera Selatan.
Stadion Demang Lehman di Kalimantan Selatan, Stadion Segiri Samarinda di Kalimantan Timur, Stadion Indomilk Arena di Banten, Stadion Patriot Chandrabhaga, Stadion Pakansari, Stadion Wibawa Mukti, dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Jawa Barat.
Stadion Jati Diri dan Stadion Gelora Bumi Kartini di Jawa Tengah, Stadion Maguwoharjo di Daerah Istimewa Yogyakarta, Stadion Kanjuruhan, Stadion Gelora Delta, Stadion Surajaya, Stadion Joko Samudro, dan Stadion Gelora Ratu Pamelingan di Jawa Timur, serta Stadion B.J. Habibie di Sulawesi Selatan.
Selain itu, dukungan pemerintah buat sepak bola nasional juga diberikan melalui penyaluran dana senilai Rp127,1 miliar kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menunjang beragam kegiatan operasionalnya di tahun ini.
Menpora Dito Ariotedjo menjelaskan, sejak awal tahun 2023, sebanyak 22 stadion berkapasitas lebih dari 25.000 penonton telah direvitalisasi pemerintah pusat.
Presiden Jokowi saat itu ingin membuat stadion tersebut dapat diakses dan dikelola oleh klub-klub penggunanya di masa depan.
Baca Juga: Hilirisasi Era Presiden Jokowi Tunjukkan Ekonomi SDA Jadi Industri Bernilai Tambah
"Jadi biasanya stadion itu dikelola oleh pemerintah daerah, ke depan ini akan di-exercise bagaimana payung hukumnya dan juga mekanismenya stadion ini bisa dikelola oleh swasta yaitu club yang menempati stadion tersebut," jelasnya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut pembangunan fasilitas vital sepak bola itu, kata dia, merupakan bagian dari upaya mewujudkan transformasi sepak bola Indonesia.
"Kami ingin memastikan seluruh stadion sepak bola di Indonesia memiliki standar keamanan yang bagus dan bisa menggelar turnamen di level nasional maupun internasional," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN
-
5 Cara Atasi Pompa Air Nyala Tapi Air Tidak Mau Naik, Gratis Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Usai Dicek FBI, Don Ritto Berikut Tumpukan Emas dan Dolar Dilimpahkan ke Kejagung Besok!