SOLAR 1.1 juga memiliki fitur seperti versi terdahulunya yaitu KineticBlade, penggunaan carbon plate atau pelat karbon yang menjadi salah satu inovasi unggulan Ortuseight running.
Selanjutnya cushioning Ultra-Responsive serta bagian upper yang terbuat dari mono-mesh material super ringan yang sangat breathable & mampu mengeluarkan hawa panas dengan efektif dan efisien.
SOLAR 1.1 memiliki heel stack diangka 39 mm, forefoot stack diangka 31 mm dan heel-toe drop 8 mm.
Desain outsole yang terinspirasi dari "Talaria", sandal bersayap yang dipakai oleh Dewa Hermes. Mengalami penyempurnaan di beberapa titik, supershoes ini bisa didapatkan dengan harga Rp 2.199.000. Semua signature feature yang dibawa oleh SOLAR 1.1 membuat seri ini ideal untuk menjadi pilihan racers yang menginginkan ultra light weight shoes dengan responsiveness yang tinggi.
2. LUNAR.
Sepatu selanjutnya merupakan sepatu All-Rounder - Daily Training pertama Ortuseight running yang juga berkolaborasi dengan Andy Wibowo. Memiliki tagline Inverse Gravity, sepatu ini dirancang untuk dipakai pada berbagai medan.
Dirilis dengan nama LUNAR dan berbobot 230 gram untuk size 42, desain sepatui ni nampak memiliki keunikan khusus.
“Outsole LUNAR terinspirasi dari bentuk origami dan Delaunay Triangulation,” ujar Octisany D. Putra, perwakilan PT Vita Nova Atletik. Guratan garis segitiga ini menggambarkan esensi sleek-yet-modern pada bagian sidewall, penggambaran sisi tech yang sempurna untuk merepresentasikan tiga fitur unggulan berteknologi tinggi pada sepatu ini.
LUNAR memiliki fitur Dual Foam, dimana disematkannya teknologi Cirrostratus yang terbuat dari PEBAX pada lapisan midsole pertama dan Cumulus Foam berbahan EVA pada bagian midsole kedua, serta dipadukan dengan cushioning Utra-Responsive. Material uppernya berteknologi engineered mesh, dengan rubber abrasion resistance 60. Sementara Heel stack LUNAR yang terhitung tinggi diangka 44 mm, forefoot stack diangka 36 mm dan heel-drop 8 mm yang akan memberi pengalaman berlari yang nyaman dan menyenangkan bagi penggunanya.
Baca Juga: Menilik Keuntungan Timnas Indonesia Diperkuat Sayuri Bersaudara, Bisa Jadi Pembeda Lawan Jepang?
Signature feature LUNAR membuat seri ini menjadi pairing yang versatile untuk daily use karena highlight pada cushioning yang sempurna. Lunar ini bisa didapatkan dengan harga Rp.1.599.000.
3. HYPERSONIC 2.0
Kolaborasi dengan Mike Trees kali ini merupakan versi penyempurnaan keempat dari ketiga seri pendahulunya. Masih dengan tagline Your Flying Machine, Hypersonic 2.0 membawa fitur unggulan yang dikembangkan dengan lebih baik dari Ortuseight Hypersonic 1.3 yang diluncurkan pada November 2023,Ortuseight Hypersonic 1.2 pada awal tahun 2023 dan seri pioneer yang diluncurkan akhir tahun 2021 lalu.
Kali ini dibanderol pada harga Rp 1.599.000 dengan bobot 206 gram untuk mode racing (tanpa sockliner) dan 221 gram untuk training (dengan sockliner), bagian midsole nya menggunakan Altostratus yang di proses menggunakan teknologi SCF, sehingga menghasilkan bounching mendekati Pebax. Dengan cushioning responsive, HYPERSONIC 2.0 di desain untuk penggunaan Training dan Racing.
Seri ini juga sudah disematkan Kinetic Blade atau pelat karbon untuk daya lenting maksimal, tak lupa GYRO Heel-toToe Rocker, teknologi sol terbaru dari Ortuseight running yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi lari penggunanya dengan menghilangkan ‘titik mati’ dan mendorong gerak ayunan kaki ke depan dengan lebih efisien, sehingga gerak praktikal pelari akan lebih ergonomis.
Material upper HYPERSONIC 2.0 memiliki bahan knitting pada bagian tongue, serta monomesh pada bagian body sepatu, seri ini juga menggunakan rubber abrasion resistance 60.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala