Suara.com - Venezia harus puas dengan hasil imbang ketika menjamu Como dalam laga lanjutan Serie A Liga Italia yang digelar di Stadion Pier Luigi Penzo pada Minggu (8/12) waktu setempat. Pertandingan yang berlangsung sengit ini menunjukkan performa solid Jay Idzes di lini pertahanan, meskipun tim asuhan Eusebio Di Francesco kembali gagal meraih kemenangan.
Bek tengah andalan Venezia, Jay Idzes, kembali dipercaya tampil sebagai starter dalam formasi tiga bek sejajar.
Ia bermain penuh selama 90 menit, menunjukkan kontribusi yang cukup baik di tengah tekanan lawan.
Berdasarkan data dari Sofascore, Jay Idzes mendapatkan nilai 6,6, sedikit lebih tinggi dibandingkan dua rekannya di lini belakang, Michael Svoboda dan Giorgio Altare, yang masing-masing memperoleh nilai 6,5.
Venezia sempat mengawali pertandingan dengan gemilang. Gol cepat dari Hans Nicolussi di menit ke-16 membawa tim tuan rumah unggul 1-0.
Namun, keadaan berubah drastis di babak kedua.
Gol bunuh diri Antonio Candella pada menit ke-49 menyamakan kedudukan, memberikan momentum kepada Como untuk menyerang balik.
Andrea Belotti berhasil mencetak gol di menit ke-66, membuat tim tamu berbalik unggul 2-1.
Hanya berselang tiga menit, Gaitano Oristanio menyelamatkan Venezia dari kekalahan dengan gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 2-2.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Betah di Oxford United: Saya Kan Katolik...
Momen dramatis terjadi di menit ke-88 ketika Nicolussi kembali mencetak gol, namun gol tersebut dianulir oleh wasit setelah meninjau VAR, memupus harapan Venezia untuk meraih tiga poin di hadapan pendukungnya.
Meski hasil imbang ini memberikan satu poin tambahan, Venezia tetap terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan sembilan poin dari 15 pertandingan.
Rentetan hasil negatif dalam empat laga sebelumnya masih membayangi tim berjuluk I Leoni Alati ini.
Sementara itu, Como yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia berhasil bertahan di peringkat ke-17 dengan koleksi 12 poin.
Hasil ini menjadi peringatan serius bagi Venezia untuk segera bangkit dari keterpurukan jika ingin keluar dari zona degradasi di sisa musim Serie A.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Javier Aguirre: Harusnya Meksiko Menang 4-0 atas Afrika Selatan
-
Jelang Lawan Skotlandia, FIFA Paksa Timnas Haiti Desain Ulang Jersey, Kenapa?
-
Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone
-
Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis
-
Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026
-
Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi
-
Aura Tegang Warnai Latihan Terbuka Timnas Iran di Tijuana, Ada Apa?
-
Profil Julian Quinones, Pencetal Gol Pertama Piala Dunia 2026 Ternyata 'Raja' di Liga Arab Saudi
-
Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026, Wasit Omar Artan 'Ditampung' UEFA Pimpin Laga Super Cup
-
Siapa Sphephelo Sithole? Baru Main Bikin Malu Afrika Selatan karena Blunder 2 Kali