Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, blak-blakan ingin berkarier di Premier League, kompetisi sepak bola Negeri Britania Raya yang menurutnya terbaik di dunia.
Keinginan itu diungkapkan Jay Idzes dalam Podcast The Haye Way, terlepas dari karier ciamiknya bersama Venezia di Liga Italia Serie A.
Di musim ini, Jay Idzes sudah mencatatkan 13 pertandingan dan berhasil menorehkan satu gol untuk klub berjuluk Singa Bersayap itu.
Sayangnya itu belum cukup membawa Venezia berada di posisi terbaik, hingga pekan ke-16 Serie A, mereka tertahan di dasar klasemen.
Performa Jay Idzes sendiri dikabarkan membuat sang pemain banyak diincar klub Eropa, hal ini disampaikan pakar transfer Italia, Gianluca Di Marzio.
Hingga muncul pengakuan bahwa pemain keturunan Semarang itu ternyata mendambakan bermain di Liga Inggris, tepatnya di kasta Premier League.
Meski begitu, Jay Idzes mengaku tak buru-buru mengejar ambisinya itu, ia masih ingin fokus di Serie A bersama Venezia yang sedang terpuruk.
Baginya, Liga Italia saat ini memiliki kualitas yang sangat luat biasa sekaligus memberinya pengalaman yang sangat berharga.
Selain Venezia, fokus pemain berusia 24 tahun itu tentu untuk Timnas Indonesia yang sedang mencoba berlaga di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Filipina di Piala AFF 2024, Laga Hidup Mati Skuad Garuda
"Harus kita lihat tapi sejujurnya, saya ingin bermain di Premier League, mereka adalah liga terbaik di dunia. Serie A sekarang kualitasnya juga sangat luar biasa, dan sejauh ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya," kata Jay Idzes di YouTube Thom Haye.
"Saya sangat fokus di Venezia dan mencoba bertahan di Serie A. Tentu saja dengan Timnas Indonesia kami punya mimpi dan mungkin pada Juni nanti itu akan diketahui," imbuhnya.
Menarik dinantikan, klub mana yang akan jadi pelabuhan baru Jay Idzes jik benar-benar berkarier di Premier League.
Memiliki gaya bermain seperti Virgil van Dijk, kualitas mumpuni kapten Timnas Indonesia ini layak dipantau klub-klub papan atas.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Filipina di Piala AFF 2024, Laga Hidup Mati Skuad Garuda
-
Cerita Jay Idzes soal Kakeknya Hidup di Panti Asuhan Indonesia, Ikut Rasakan Dijajah Jepang
-
Incar Lolos Piala Dunia 2026, Thom Haye: Semua Orang Harus Anggap Timnas Indonesia Serius
-
Jay Idzes: Bersama Timnas Indonesia di Piala Dunia
-
Jay Idzes: Saya Berambisi Main di Premier League!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere
-
Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal
-
3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia
-
Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu
-
Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan Laurentius Say
-
Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri
-
HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa