Suara.com - Siapa ibunda Dimas van der Heide? Pemain keturunan Indonesia di Belanda yang leluhurnya diketahui berasal dari Bandung.
Nama Dimas van der Heide menjadi buah bibir di kalangan pendukung Timnas Indonesia usai disebut-sebut memiliki darah keturunan.
Dilansir dari akun Instagram @bolavers24, pemain berusia 18 tahun ini memiliki darah keturunan dari garis ibunya, yakni sang nenek yang lahir di Bandung.
“Nenek saya dari pihak ibu lahir di Bandung, Jawa Barat,” kata Dimas van der Heide, dikutip dari @bolavers24 di Instagram.
Tak hanya punya darah Indonesia, pemain yang berpposisi sebagai bek ini disebutkan juga memiliki darah keturunan Prancis yang didapat dari nenek pihak sang ayah dan kakek pihak sang ibu.
“Nenek saya dari pihak ayah dan kakek saya dari pihak ibu saya berasal dari Perancis,” lanjut Dimas van der Heide dari sumber yang sama.
Karenanya, Dimas van der Heide pun bisa saja memilih salah satu dari Indonesia, Belanda, dan Prancis sebagai negara yang dibelanya kelak.
Terlepas dari statusnya sebagai pemain multi-ras, menarik untuk mengupas sosok ibunda Dimas van der Heide yang memiliki darah keturunan Indonesia.
Lantas, siapakah sosok ibunda Dimas van der Heide? Berikut rangkumannya.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen: Tetap Dukung Timnas Belanda!
Punya Wajah Khas Indonesia
Dilansir dari berbagai sumber, ibunda Dimas van der Heide sendiri diketahui bernama Mandy Smulders yang bekerja di dunia fesyen.
Dari Linkedin, Tak tanggung-tanggung, Mandy Smulders sendiri menjabat sebagai direktur sebuah perusahaan manajemen di New York yang bergerak di bidang fesyen, yakni The Wall Group.
Terlihat dari akun Instagram-nya, @mandybarbarafrances, ibunda Dimas van der Heide kerap mengunggah peragaan busana.
Tak hanya mengunggah hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaannya, Mandy Smulders juga kerap mengunggah potret Dimas van der Heide.
Dalam sebuah foto unggahannya bersama Dimas van der Heide, tampak wajah Mandy Smulders menunjukkan wajah khas wanita Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera