Klok pun sempat berfoto dengan sang ayah saat PSM melawan Madura United di musim itu. Klok saat itu mengaku senang didatangi sang ayah. Saat disinggung soal ibunya, Klok hanya mengatakan ibundanya ada di Belanda.
Masih di tahun yang sama, bersumber dari unggahan Zeeburgia, terdapat foto Klok bersama sang ayah dan ibunya. Saat itu Klok mendapat penghormatan khusus meresmikan ruang ganti dengan mural foto dirinya.
Klok diketahui bermain tiga tahun di Zeeburgia. "Sore ini ia (Marc Klok) meresmikan ruang ganti terbesar di hadapan ayah, ibu, nenek dan 'ayah sepak bolanya', Mike Kolf," tulis Zeeburgia.
Ayah Klok diketahui ternyata juga seorang atlet. Hal itu diketahui dari unggahan akun Instagram miliknya. Dikutip dari usjjf.org, Dirk Klok ialah pemilik klub Jiu-jitsu dan menjadi anggota organisasi bela diri di Belanda atau IMAF.
Masih dari sumber yang sama, beladiri ini didapat oleh Dirk dari sang ayah, Jan Klok yang berarti kakek dari Marc Klok. Kakek Marc Klok diketahui sebagai murid dari Ge Koning--salah satu ahli bela diri Judo dan Ju Jitsu dari Belanda.
Dirk Klok disebut memiliki keahlian di bidang Judo, Ju Jitsu, Karate, Iaido, Aiki Jitsu, Savate hingga Tinju.
Tak kalah menarik, ayah Klok ini juga diketahui seorang politikus partai di Belanda. Ia pada 2018 ikut dalam pencalonan dari partai Seruan Demokrat Kristen atau CDA.
Di unggahan akun Instagram miliknya, Dirk beberapa kali unggah seruan untuk warga Belanda memilih partai CDA. Selain itu pada unggahan Mei 2024, Dirk sempat singgung soal penjajahan Belanda kepada Indonesia.
Pada unggahannya itu, Dirk menyoroti soal kejahatan perang yang dilakukan oleh tentara Belanda antara 1945 hingga 1949 di Indonesia.
Baca Juga: Patrick Kluivert Lebih Jago Main daripada Melatih, Marselino: Saya Harap...
"Mengapa tentara Belanda tidak pernah dituntut atas kejahatan perang yang mereka lakukan antara tahun 1945 dan 1949 di wilayah yang saat itu masih bernama Hindia Belanda?" tulis Dirk.
Dirk lalu menambahkan berdasarkan laporan lembaga independen, terungkap bahwa pemerintah di Den Haag memblokir dan mengabaikan bukti-bukti adanya kejahatann perang di Indonesia.
"Hal ini antara lain dengan menghancurkan bukti, mengabaikan dan mengintimidasi pelapor," tulis ayah Marc Klok itu.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Lebih Jago Main daripada Melatih, Marselino: Saya Harap...
-
Saingan Berkurangan, Rafael Struick Jadi Andalan di Brisbane Roar?
-
Pantas Berani Bongkar Borok Pemecatan STY, Ini Hubungan Kim Jong-jin dengan Shin Tae-yong
-
Ragnar Oratmangoen Terancam Ganti Posisi di Timnas Indonesia era Kluivert
-
Siapa Tom Theo Fladung? Pemain Keturunan Jerman Bisa Main di Lini Tengah Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey