Suara.com - Masa depan pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh di klub KV Mechelen suram. Rumor yang berhembus, Sandy Walsh akan didepak dari klub Liga Belgia itu.
Kontrak Sandy Walsh di KV Mechelen akan berakhir pada Juni 2025. Menurut laporan media Belgia, pihak klub tidak akan memperpanjang kontrak Walsh.
Rumor kepindahan Sandy Walsh juga tak lepas dari peran pelatih KV Mechelen, Besnik Hasi. Menurut laporan media Belgia, Gazet Van Antwerpen, Sandy Walsh tak cocok dengan strategi Hasi.
"Walsh juga tidak cocok dengan rencana Besnik Hasi untuk beberapa waktu sekarang," tulis laporan Belgia tersebut seperti dikutip Suara.com, Jumat (7/2).
Teranyar, Sandy Walsh dilaporkan akan melanjutkan karier ke Asia. Salah satu klub Liga Jepang, Yokohama Marinos dikabarkan ingin merekrut Sandy Walsh.
Sandy sendiri sempat mengutarakan keinginannya untuk bisa bermain di Asia, antara di Jepang atau Korsel.
“Saya mempunyai ambisi untuk suatu hari nanti bermain di level tertinggi di Asia,” kata Sandy Walsh mengutip dari Gazet van Antwerpen pada Januari 2024 lalu.
“Saya berbicara tentang J League di Jepang atau K League di Korea Selatan. Jika ada tawaran yang datang, saya pasti akan mendengarkannya. Tapi, sekarang fokusnya ada di KV Mechelen,” tegasnya.
Sandy Walsh dan Proses Naturalisasi
Baca Juga: Gemerlap Liga Thailand: 4 Penggawa Timnas Indonesia Kini Cari Rezeki di Sana
Sandy Walsh resmi menjadi WNI pada 17 November 2022. Ia mengambil sumpah setia kepada NKRI di Kantor Wilayah Kemenkumham, Jakarta Timur bersama Jordi Amat.
Bersama Timnas Indonesia, Sandy Walsh telah mengoleksi 17 pertandingan dan mencetak 2 gol. Sandy sempat menceritakan momen sebelum ia resmi membela Timnas Indoesia.
"Saya pertama kali menjadi berita di Indonesia saat saya bermain di perempat final Liga Europa bersama Racing Genk," kenang Sandy seperti dilansir dari Sporza.
"Mereka mengumumkan bahwa saya punya akar Indonesia," tambah Sandy Walsh.
Suami dari Aislinn Konig itu kemudian menceritakan bahwa ia sempat mendapat pesan di akun Instagram miliknya.
"Pelatih Timnas (Indonesia) saat itu menghubungi saya via DM Instagram. Itu sedikit lucu. Saat itu, kondisinya belum seprofesional sekarang," ungkap Sandy Walsh.
Berita Terkait
-
Gemerlap Liga Thailand: 4 Penggawa Timnas Indonesia Kini Cari Rezeki di Sana
-
Profil Yokohama Marinos: Dirumorkan Rekrut Sandy Walsh, Saudara Tiri Manchester City
-
Makin Tersisih di Klub, Sandy Walsh Harus Mulai Pikirkan Masa Depannya di Timnas Indonesia
-
Jordi Amat: Hahahaha... Gila!
-
Simon Tahamata: Mimpi Ambon Merdeka Masih Hidup
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia