Suara.com - Jordi Cruyff mengutarakan bahwa dirinya memang memimpikan bekerja di negara yang memiliki budaya berbeda dari tempatnya tumbuh.
PSSI telah menunjuk Jordi Cruyff sebagai technical advisor atau penasihat teknis di timnas Indonesia, Selasa (25/2/2025).
Hal tersebut membuat anak dari legenda Belanda, Johan Cruyff bak menemukan apa yang ia cari selama ini untuk bekerja di sebuah negara dengan kultur yang berbeda dari Eropa.
Ucapan tersebut diungkapkan oleh Jordi ketika melakukan wawancara dengan Fabrizio Romano. Ia mengatakan keinginan itu sudah muncul sejak kecil.
"Saya pikir sejak kecil, ketika memiliki ayah pemain sepak bola, Anda terbiasa dengan pengalaman baru," ucap Jordi dikutip dari Youtube Fabrizio Romano.
"Jadi dari kecil saya terbiasa bergerak dan memiliki minat pada budaya yang berbeda dan saya pikir karier saya pada dasarnya sebagai pemain selalu bermain di Eropa," lanjutnya.
Mantan pemain Barcelona dan Manchester United tersebut menjelaskan bahwa dirinya tertantang untyk bekerja di benua yang berbeda karena akan beradaptasi dalam budayanya.
"Sesuatu dalam diri saya menyukai pengalaman berbeda dan juga berada di benua yang berbeda dan tantang diri Anda untuk beradaptasi dengan cara pikir berbeda untuk beradaptasi dengan budaya. Apa hal-hal yang juga bisa ditambahkan untuk membuat tim tempat bekerja bisa lebih baik," jelasnya.
Adapun Jordi Cruyff sendiri dikabarkan bakal tiba ke Indonesia pada awal Maret 2025 bersama Patrick Kluivert. Di bulan itu, skuad Garuda juga akan menjalani dua pertandingan lawan Australia serta Bahrain.
Baca Juga: Joey Pelupessy Tandem Paling Tepat untuk Thom Haye
Berita Terkait
-
Jordi Cruyff Jadi Penasihat Teknis, Media Spanyol: Langkah Maju Sepak Bola Indonesia
-
Optimis ke Piala Dunia U-17, Nova Arianto: Jangan Takut Mimpi Besar
-
Ole Romeny: Saya Suka di Posisi Striker
-
Rafael Struick Menghilang, Pasrah Digeser Ole Romeny di Timnas Indonesia?
-
Seberapa Hebat Jordi Cruyff Sampai Ditunjuk PSSI Jadi Penasihat Teknis Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati