Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, akhirnya berhasil mencetak sejarahnya bersama Oxford United. Dia akhirnya mengukur gol pertamanya di Liga Inggris saat menghadapi Coventry City pada lanjutan Championship 2024/2025.
Sayangnya, gol yang dicetak oleh Ole Romeny ini tetap gagal menyelamatkan Oxford United dari kekalahan melawan Coventry City dalam duel yang berlangsung di The Kassam Stadium Oxford, Sabtu (1/3/2025).
Gol spesial Ole Romeny ini tercipta ketika pertandingan menginjak menit ke-53. Umpan matang yang dikirimkan oleh Przemyslaw Placheta sukses dikonversi menjadi gol oleh Ole Romeny untuk menyamakan kedudukan.
Sayangnya, Oxford United pada akhirnya tetap harus bertekuk lutut setelah digasak Coventry City yang termasuk salah satu tim kuat di ajang Championship 2024/2025. Berikut Suara.com menyajikan profilnya.
Profil Coventry City
Coventry City memang jadi lawan yang cukup tangguh bagi Oxford United. Sebab, jika merujuk pada posisinya di tangga klasemen sementara, mereka saat ini berada di peringkat kelima dengan koleksi 53 poin.
Jumlah ini tentu sangat terpaut jauh dengan peringkat Oxford United yang saat ini baru berada di urutan ke-18 dengan menghasilkan 38 poin dari 35 pertandingan.
Sebagai informasi, Coventry City Football Club, atau yang akrab disapa "The Sky Blues", adalah salah satu klub sepak bola tertua di Inggris. Bermarkas di kota Coventry, West Midlands, klub ini memiliki sejarah panjang dan penuh warna.
Jika merujuk jejak historisnya, klub ini pada mulanya didirikan pada tahun 1883 dengan nama Singers FC yang diambil dari nama pabrik sepeda Singer. Klub ini kemudian berganti nama menjadi Coventry City pada tahun 1898.
Baca Juga: Ole Romeny Cetak Gol Debut untuk Oxford United
Julukan "The Sky Blues" sendiri berasal dari warna biru langit yang menjadi warna kebanggaan klub sejak awal berdirinya. Coventry City telah malang melintang di berbagai divisi Liga Inggris. Mereka pernah merasakan manisnya promosi dan pahitnya degradasi.
Meskipun demikian, kemenangan pada ajang Piala FA 1987 menjadi momen paling bersejarah bagi Coventry City. Di bawah asuhan manajer John Sillett dan asisten manajer George Curtis, The Sky Blues tampil gemilang.
Kala itu, mereka berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti Manchester City dan Leeds United. Di partai puncak, mereka tampil heroik dan menaklukkan Tottenham Hotspur dalam pertandingan yang dramatis.
Setelah melalui masa-masa sulit dan terdegradasi ke divisi yang lebih rendah, Coventry City perlahan-lahan bangkit kembali. Di bawah asuhan Mark Robins, mereka berhasil meraih promosi ke EFL Championship pada tahun 2020.
Pada musim 2022-2023, Coventry City hampir promosi ke liga utama Inggris, tetapi sayangnya dikalahkan oleh Luton Town lewat adu penalti.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026
-
31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan
-
Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan
-
Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini
-
UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi