Suara.com - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menegaskan bahwa target timnya adalah kembali menjadi juara Liga Inggris sejak terakhir kali melakukannya pada 2013 silam.
Hal itu disampaikan Amorim setelah Setan Merah tersingkir dari Piala FA 2024/2025 setelah takluk dari Fulham dalam adu penalti yang berkesudahan 3-4 usai bermain 1-1 selama 120 menit.
Victor Lindelöf dan Joshua Zirkzee gagal mengeksekusi penalti, membuat United—sebagai juara bertahan—harus tersingkir.
Kegagalan ini menambah tekanan bagi Amorim jelang laga melawan Real Sociedad di 16 besar Liga Europa 2024/2025.
Liga Europa kini menjadi satu-satunya peluang United untuk meraih trofi dan memastikan tempat di Liga Champions musim depan.
Namun, melihat performa mereka melawan Fulham yang kurang tajam di momen-momen krusial, tantangan ini tidak akan mudah.
"Pada akhirnya, penalti bisa menguntungkan kedua belah pihak dan hari ini bukan jalan kami," ujar Amorim dikutip dari ESPN, Senin (3/3/2025).
"Kami tahu bahwa kami kalah dalam pertandingan, tetapi tujuannya adalah memenangkan Premier League lagi. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan. Kami punya tujuan, dan kami terus maju apa pun yang terjadi."
"Tidak mungkin untuk mengetahuinya, tetapi Anda mulai memahami bahwa para pemain lebih baik dan kami memahami liga. Kita lihat saja nanti."
Baca Juga: Tiba di Bali, Cristiano Ronaldo: Love It, Terima Kasih Pak Presiden
Sebelum pertandingan, Amorim sempat memuji staf kepelatihannya atas peningkatan dalam mempertahankan situasi bola mati. Namun, kenyataan di lapangan justru berkata lain.
United kebobolan dari skema bola mati, di mana Rodrigo Muniz dengan mudah meneruskan bola kepada Calvin Bassey yang mencetak gol di tiang jauh. Manuel Ugarte dan Noussair Mazraoui gagal mengantisipasi pergerakan lawan.
Ini menjadi kali kelima secara beruntun United kebobolan lebih dulu. Dari 24 pertandingan di bawah Amorim, United tertinggal lebih dulu dalam 16 laga—statistik yang mencerminkan lemahnya pertahanan.
Selain itu, United juga mengalami kesulitan mencetak gol, terutama di babak pertama. Mereka gagal mencetak gol dari permainan terbuka dalam 19 babak pertama berturut-turut.
Selain itu, Amorim hanya bisa membawa tujuh pemain cadangan dari sembilan yang diperbolehkan, dengan dua di antaranya adalah kiper muda. Ini mencerminkan kedalaman skuad yang terbatas, menambah tantangan bagi Amorim.
Sejak menggantikan Erik ten Hag pada November, Amorim telah mengalami 10 kekalahan dari 25 pertandingan. Meskipun United belum mempertimbangkan untuk menekan Amorim, manajemen menyadari pentingnya kompetisi piala, baik sebagai hiburan bagi penggemar maupun jalur ke kompetisi Eropa.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Jadi Pelatih ASEAN All Star Lawan Manchester United di Malaysia?
-
Ruben Amorim Soal Rencana Akhir Musim MU: Terkadang Anda Bertahan atau Harus Pergi
-
Eks Wonderkid Manchester United Ingin Dibajak Liverpool, Jejaknya Kontroversial
-
Masa Lalu Jordi Cruyff Potensi Bikin Fans MU di Indonesia Sakit Hati
-
Eks Pemain Man United kepada Jordi Cruyff: Apa Maksudnya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta