Suara.com - Persib Bandung akan menghadapi Semen Padang, dalam pertandingan lanjut BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (10/3/2025) malam.
Pertandingan tandang pekan ke-27 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 ini, menjadi momen berharta bagi penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam di mana dirinya berkesempatan pulang kampung.
Selama kompetisi Liga 1 bergulir, Teja fokus bersama skuat Maung Bandung, sehingga laga tandang kali ini menjadi momen baginya untuk bertemu dengan keluarga di tanah kelahiran.
"Senang karena sekalian pulang kampung ke Padang. Pastinya kalau main ke Padang itu bisa ketemu sama keluarga," kata Teja Paku Alam.
Meski demikian, tujuan utamanya datang ke Padang yakni untuk melakoni pertandingan tandang BRI Liga 1 2024/2025 menghadapi Semen Padang.
Sehingga, Teja mengaku siap untuk menampilkan permainan terbaiknya dan menjaga gawang Persib agar tidak kebobolan, jika pada laga tersebut diberikan kesempatan untuk bertanding.
"Tapi meski main di Padang, balik lagi, kita harus mendapatkan tiga poin walaupun main di sana," ucap Teja.
Secara kondisi, Teja mengaku dalam keadaan bugar setelah sempat beristirahat untuk memulihkan kondisinya.
"Sejauh ini sudah aman, kemarin cuma cedera ringan tapi sekarang sudah (pulih)," tegasnya.
Baca Juga: Siapkan Strategi, Pelatih Persib Nilai 8 Laga Sisa di BRI Liga 1 Seperti Final Piala Dunia
Terkait kekuatan mantan timnya, penjaga gawang bernomor punggung 14 ini menilai Semen Padang merupakan tim kuat dan dihuni banyak pemain berkualitas.
Jika melihat posisi di klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025, Semen Padang saat ini berada di papan bawah yakni peringkat 16 dengan mengumpulkan 22 poin.
Meski demikian, pada pertandingan nanti dia mengajak rekan-rekannya untuk fokus dan waspada, lantaran Semen Padang bermain sebagai tuan rumah dan mendapatkan dukungan langsung dari suporternya.
Selain itu, Semen Padang juga pasti bakal berusaha semaksimal mungkin untuk meraih poin penuh di kandang, untuk memperbaiki posisi di klasemen dan keluar dari zona degradasi.
"Sebenarnya cukup merata, kekuatan tim di Liga 1 itu semuanya sama. Cuma dari chemistry dan komunikasi yang sedikit (berbeda)," ujarnya.
Sementara itu, Persib memiliki modal positif untuk menghadapi Semen Padang, lantaran pada laga sebelumnya di pekan ke-26 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 berhasil menaklukkan Persik Kediri dengan skor 4-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati