Suara.com - Pelatih Australia, Tony Popovic mengaku sudah mempelajari gaya bermain juru formasi Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Popovic membongkar cara dia dan tim analis kuliti kelemahan-kelemahan Kluivert jelang laga ini.
Australia akan menjamu Timnas Indonesia dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel kedua kesebelasan berlangsung di Sydney Football Stadium , Kamis (20/3/2025) sore WIB.
Tentu tidak mudah mempelajari bagaimana Kluivert meramu tim karena ini pertama kali baginya bersama Timnas Indonesia. Sebelumnya, skuad Garuda di asuh oleh Shin Tae-yong.
Ketika laga pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 September 2024, yang berakhir imbang 0-0, Timnas Indonesia masih ditukangi Shin Tae-yong. Sementara itu, Australia dilatih oleh Graham Arnold.
Tony Popovic tidak kehilangan akal cari cara mengetahui bagaimana Kluivert ketika melatih. Sementara Timnas Indonesia sudah dipelajari dari duel-duel sebelumnya.
"Memang benar, saya tidak hadir saat pertandingan (melawan Indonesia) di Jakarta, tetapi kami telah menganalisis permainan Indonesia (seperti seharusnya)," kata Popovic dalam konferensi pers sebelum laga, Rabu (19/3/2025).
"Kami tahu ada pelatih baru (Patrick Kluivert), tetapi kami tidak tahu bagaimana ia akan mengatur timnya. Tentu saja, kami telah melihat apa yang telah ia lakukan sebelumnya di berbagai pekerjaan yang pernah ia tangani, dalam hal struktur dan formasi yang ia gunakan."
"Namun, kami harus fokus pada diri kami sendiri dan memastikan bahwa kami bisa menghadapi struktur apa pun yang mereka terapkan," jelasnya.
Salah satu kekuatan Timnas Indonesia yang diantisipasi Popovic adalah kecepatan para pemain. Para pemain Australia harus pintar-pintar mengamankan garis pertahanan supaya tidak kecolongan.
Baca Juga: Patrick Kluivert Tak Percaya Australia Melemah Setelah Badai Cedera
"Jadi kami harus bersabar dan menunggu terbukanya peluang," jelas Popovic.
"Kami percaya diri untuk menghadapinya, kami yakin bisa memainkan sepak bola sesuai keinginan kami, dan saya yakin kita akan melihat itu besok," pungkasnya.
Lima hari setelah melawan Australia, Timnas Indonesia berikutnya berjumpa dengan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Di dua laga ini Timnas Indonesia tidak boleh kalah buat menjaga asa lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Nantinya, dua tim teratas setiap grup di putaran ketiga akan lolos ke Piala Dunia 2026. Dua tim di bawahnya di peringkat tiga dan empat akan mengejar tiket tersisa di babak kualifikasi putaran keempat, sementara dua tim terbawah akan gugur.
Sebanyak 30 pemain dipanggil oleh Pelatih Patrick Kluivert. Namun, cuma 29 yang bisa ikut setelah Egy Maulana Vikri mengalami cedera.
Ada empat nama naturalisasi baru pada pemanggilan kali ini termasuk Emil Audero. Selain itu ada lagi Joey Pelupessy, Dean James, dan Ole Romeny.
Berita Terkait
-
Tak Dipercaya PSSI, Taktik Shin Tae-yong Malah Dipakai Pelatih Australia
-
9 Fakta Menarik Jelang Laga Australia Vs Timnas Indonesia, Dominasi Nyata Negeri Kanguru!
-
Terakhir Debut Pakai 3-5-2, Tim Asuhan Patrick Kluivert Gagal Menang
-
Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang atau Imbang Lawan Australia
-
Upaya Patrick Kluivert Lepas dari Bayang-bayang Shin Tae-yong: Ini Tidak Mudah
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia