Akan tetapi, Timnas Indonesia bisa membongkar itu dengan memanfaat celah dan ruang-ruang kosong yang tersedia saat Bahrain fokus bertahan.
Celah yang paling sering muncul adalah di sisi sayap yang bisa dipakai untuk masuk ke pertahanan mereka. Hal itu terlihat dari gol pertama Indonesia ke gawang Bahrain di laga pertama.
Taktik long pass juga bisa menjadi alternatif untuk langsung memanfaatkan ruang-ruang kosong yang hadir di pertahanan Bahrain.
Namun perlu dicatat bahwa skema ini diperlukan akurasi dan kematangan dalam mengambil keputusan agar long ball yang diberikan efektif.
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Bahrain
Sejak pertemuan pertama pada 1980, Timnas Indonesia dan Bahrain telah bertemu delapan kali dalam berbagai ajang resmi.
Berdasarkan data dari laman 11v11, Indonesia mencatat dua kemenangan, sementara Bahrain unggul dengan tiga kemenangan, dan tiga laga lainnya berakhir imbang. Statistik ini menunjukkan persaingan ketat antara kedua tim sepanjang sejarah pertemuan mereka.
Duel pertama terjadi pada 27 Agustus 1980 di ajang President's Cup, di mana Timnas Garuda meraih kemenangan tipis 3-2.
Salah satu momen paling dikenang dalam sejarah pertemuan kedua tim terjadi pada 29 Februari 2012 di Kualifikasi Piala Dunia 2014, saat Indonesia mengalami kekalahan telak 0-10 dari Bahrain.
Baca Juga: Indonesia Vs Bahrain: Kluivert Tebar Ancaman, GBK Siap Bergelora!
Dalam duel terakhir pada Oktober tahun lalu, kedua tim bermain imbang 2-2, menegaskan keseimbangan kekuatan mereka.
Kemenangan terakhir Timnas Indonesia atas Bahrain terjadi di Piala Asia 2007 dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Karno, yang menjadi salah satu momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Bahrain: Waktunya Sepak Bola Menyerang
-
Prediksi Line up 3-4-1-2 Timnas Indonesia vs Bahrain, jika Pelatihnya Alex Pastoor
-
4 Keuntungan Timnas Indonesia Andai Kluivert Mainkan Emil Audero Gantikan Maarten Paes
-
Aksi Lucu Eliano Reijnders di Timnas Indonesia, Dean James Paling Sering Jadi Korban
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Lumat Latvia 3-0
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!
-
Ketum Jakmania Buka Suara soal Mauricio Souza Tinggalkan Persija, Singgung Target Juara
-
Wonderkid Piala Dunia 2026: Warren Zaire-Emery Siap Emban Peran Vital di Timnas Prancis
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?
-
Masuk Akal? Ini 5 Pemain yang Berpotensi Jadi Bintang Baru Piala Dunia 2026
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa