Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Bahrain pada laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3) malam WIB.
Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi enam poin, dengan Indonesia menempati peringkat keempat dan Bahrain berada di posisi kelima karena selisih gol. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim yang masih berpeluang lolos ke fase berikutnya.
Bahrain bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng. Pada pertemuan pertama, mereka berhasil menahan Garuda 2-2 di kandangnya, di mana Mohamed Marhoon mencetak dua gol.
Selain Marhoon, terdapat beberapa pemain Bahrain lainnya yang patut diwaspadai oleh skuad Garuda.
Berikut adalah tiga pemain Bahrain yang dianggap paling berbahaya selain Mohamed Marhoon:
1. Ali Madan
Ali Madan merupakan penyerang sayap kanan berusia 26 tahun yang dikenal dengan kecepatan dan akurasi umpan silangnya. Bermain untuk East Riffa Club di liga domestik Bahrain, Madan telah memperkuat tim nasional sejak 2016 dan mencatat 11 gol dari 74 penampilan.
Dalam pertandingan melawan Jepang, meskipun timnya kalah, Madan tampil impresif dengan akurasi umpan mencapai 75%, menciptakan dua peluang, dan mengirim beberapa umpan silang berbahaya.
Pergerakannya di sisi kanan lapangan akan menjadi tantangan bagi lini pertahanan Indonesia, khususnya bagi Calvin Verdonk yang kemungkinan besar akan berhadapan langsung dengannya.
Baca Juga: Aksi Lucu Eliano Reijnders di Timnas Indonesia, Dean James Paling Sering Jadi Korban
2. Mahdi Al Humaidan
Mahdi Al Humaidan, winger kiri Bahrain, tampil agresif saat melawan Jepang.
Bermain 90 menit, ia mencatat dua tembakan, dua sentuhan di kotak penalti, dan empat umpan ke area berbahaya.
FotMob memberinya rating 6,9. Jay Idzes dkk. harus mewaspadainya.
3. Kamis Al-Aswad
Kamil Al-Aswad, playmaker Bahrain, jadi kunci permainan tim. Bermain penuh saat lawan Jepang, ia mencatat dua tembakan, dua peluang, dan 43 operan sukses.
Berita Terkait
-
3 Hal yang Bisa Dipelajari Timnas Indonesia dari Pertemuan Pertama Kontra Bahrain
-
Timnas Indonesia vs Bahrain: Waktunya Sepak Bola Menyerang
-
Prediksi Line up 3-4-1-2 Timnas Indonesia vs Bahrain, jika Pelatihnya Alex Pastoor
-
4 Keuntungan Timnas Indonesia Andai Kluivert Mainkan Emil Audero Gantikan Maarten Paes
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey