Suara.com - Pemain keturunan Timnas Indonesia, Kevin Diks, menjelaskan insiden kegagalan penalti yang dia alami di laga kontra Australia, sebelum bangkit dan tampil ciamik lawan Bahrain.
Ya, Kevin Diks, yang punya rekor penalti 100 persen masuk di klubnya, FC Copenhagen, mendapati nasib sial ketika Timnas Indonesia menyambangi markas Australia pada 20 Maret lalu.
Dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu, Diks dipercaya menjadi algojo saat Garuda mendapat hadiah penalti di awal laga.
Striker Rafael Struick dijatuhkan oleh bek Australia di kotak terlarang saat tengah memimpin serangan balik tim asuhan Patrick Kluivert itu.
Wasit langsung meniup peluit dan mennjuk titik putih sebagai syarat memberikan hadiah penalti kepada Timnas Indonesia.
Sontak, publik sepak bola Tanah Air yang menyaksikan secara langsung maupun melalui tayangan langsung, bersorak-sorai.
Namun, Kevin Diks yang dipercaya menjadi eksekutor justru menyia-nyiakan peluang itu. Tembakannya hanya membentur mistar gawang.
Setelah kegagalan penalti Diks, momentum berbalik. Australia tampil trengginas hingga pada akhirnya menggasar skuad Garuda dengan skor 1-4 di Sydney Football Stadium.
Lima hari berselang, Kevin Diks membayar kesalahan itu dengan sangat baik. Dia tampil solid sebagai wingback kanan untuk membantu skuad Garuda menang 1-0 atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Baca Juga: Profil dan Tampang Wasit Davlatov Abdullo, Bikin Kontroversi di Laga Timnas Indonesia U-17 vs Yaman
"Saya bukan anak kecil lagi, jadi saya tahu bagaimana caranya bangkit," kata Kevin Diks dikutip dari kanal YouTube Copenhagen Sundays, Selasa (8/4/2025).
Menurut Kevin Diks, dukungan tim dan fans kepadanya turut membantu dia untuk cepat-cepat bangkit pasca membuat kesalahan.
"Di pertandingan berikutnya saya memberikan segalanya dan kami menang melawan Bahrain," kata Kevin Diks.
Lebih jauh, Diks mengaku senang bisa membantu Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain. Dia menilai, kemenangan itu sangat penting untuk menjaga peluang Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
"Itu sangat penting. Salah satu kemenangan terpenting kami, mungkin selain atas Arab Saudi," kata Kevin Diks.
"Ini benar-benar vital, karena kemenangan ini memberi kami peluang untuk lolos ke play-off," tambahnya.
Bek berdarah Ambon, Maluku itu pun meyakini Garuda kini punya peluang besar untuk setidaknya melaju ke putaran keempat dengan syarat meraih hasil maksimal di dua laga tersisa.
"Sekarang kami punya peluang besar. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di dua laga terakhir Timnas Indonesia," pungkas Kevin Diks.
Klasemen Terbaru Timnas Indonesia di Grup C
Perubahan signifikan terjadi dalam klasemen sementara Grup C setelah berlangsungnya pertandingan ketujuh dan kedelapan babak kualifikasi pada Maret lalu. Timnas Indonesia kini harus rela tergeser ke posisi keempat, sementara Arab Saudi berhasil merangsek naik ke posisi ketiga.
Pada enam laga awal, Timnas Indonesia sempat menempati posisi ketiga. Namun setelah menyelesaikan laga ketujuh dan kedelapan, skuad Garuda hanya mampu mengoleksi 9 poin dan harus turun satu strip ke peringkat keempat klasemen.
Sepanjang turnamen, Timnas Indonesia mencetak total 8 gol, namun juga kebobolan sebanyak 14 kali. Selisih gol -6 menjadi faktor yang mempengaruhi posisi mereka di klasemen.
Sementara itu, Arab Saudi sukses memanfaatkan peluang dan naik ke posisi ketiga setelah meraih 10 poin dari delapan laga. Tim ini menunjukkan pertahanan solid dengan hanya kebobolan 6 gol serta mencetak 4 gol, menghasilkan selisih gol -2 yang lebih unggul dibanding Indonesia.
Jepang tampil dominan dan semakin tak terbendung di Grup C. Tim Samurai Biru mencatatkan performa impresif dengan mengoleksi 20 poin dari delapan pertandingan. Mereka juga mencatatkan rekor mencetak 24 gol dan hanya kebobolan dua kali, menghasilkan selisih gol mencolok sebesar +22.
Australia tetap nyaman di peringkat kedua dengan total 13 poin dari delapan pertandingan. Tim Negeri Kanguru ini mengoleksi 13 gol dan hanya kemasukan 6 gol, menghasilkan selisih gol positif +7, yang menjaga posisi mereka dari ancaman tim lain.
Persaingan ketat juga terjadi di papan bawah klasemen. Bahrain dan China sama-sama mengumpulkan 6 poin, namun Bahrain lebih unggul berkat selisih gol -8 dari hasil 5 gol yang dicetak dan 13 kali kebobolan. Di sisi lain, China harus puas menghuni dasar klasemen dengan selisih gol -13 setelah mencetak 6 gol dan kemasukan 19 kali.
Jadwal Penentuan: Siapa Lolos ke Babak Selanjutnya?
Dua pertandingan tersisa di Grup C akan menjadi laga krusial yang menentukan nasib tim-tim peserta. Berikut adalah jadwal pertandingan penting yang akan digelar pada bulan Juni 2025:
5 Juni 2025
- Australia vs Jepang
- Timnas Indonesia vs China
- Bahrain vs Arab Saudi
10 Juni 2025
- Jepang vs Timnas Indonesia
- China vs Bahrain
- Arab Saudi vs Australia
Berita Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-17 yang Tampil Apik saat Bekuk Yaman, Ada Top Skor Piala Asia U-17 2025!
-
Wonderkid Persija Blak-blakan Faktor Timnas Indonesia U-17 Bisa Habisi Yaman
-
Isyarat Nova Arianto Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Afghanistan: Ada Beberapa Kita Coba
-
Rizky Ridho Ikut Bantu Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Piala Dunia
-
Heboh Evandra Florasta Cium Tangan Wasit usai Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia U-17 2025
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh
-
Lebih Sengit dari Derby Inggris, John Herdman Antusias Hadapi Persaingan Panas di Piala AFF 2026