Siapa sangka, mereka ternyata pernah meraih juara Piala Asia U-17 sebanyak dua kali.
Momen Korea Utara meraih trofi juara terjadi pada tahun 2010 dan 2014 silam.
Bukan hanya itu, Korea Utara juga tercatat pernah dua kali keluar sebagai runner up turnamen pada 2004 serta 2006 silam.
Tentu catatan apik tersebut patut diwaspadai oleh Nova Arianto.
Apalagi timnas Indonesia U-17 juga belum pernah meraih juara di ajang ini.
Prestasi terbaik skuad Garuda Asia adalah keluar sebagai peringkat keempat pada tahun 1990 lalu.
Bukan hanya itu, lini pertahanan timnas Indonesia U-17 juga bakal diuji.
Sebab, Korea Utara menjadi tim yang produktif di ajang Piala Asia U-17 2025.
Korea Utara sudah membuat enam gol di fase grup yang tak kalah dari timnas Indonesia U-17.
Baca Juga: Jadwal Perempatfinal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025, Lawan Siapa?
Zahaby Gholy dkk sendiri berhasil unggul satu gol saja dari Korea Utara.
Akan tetapi, untuk urusan pertahanan, timnas Indonesia U-17 lebih impresif.
Timnas Indonesia U-17 hanya kebobolan satu gol saja di fase grup Piala Asia U-17 2025.
Momennya adalah ketika Garuda Asia dibobol kapten Yaman dari titik penalti.
Sedangkan Korea Utara kebobolan gol lebih banyak, yaitu tiga bola.
Detailnya satu kali lawan Iran dan dua kali menghadapi Oman di laga terakhir grup.
Berita Terkait
-
Kebobolan Menit Akhir, Korea Utara Sengaja Ingin Ketemu Timnas Indonesia U-17?
-
Timnas Indonesia Hadapi Korea Utara di Perempat Final Piala Asia U-17
-
Zahaby Gholy Gemilang, Eks Pemain Barcelona ke Persija Jakarta: Masa Depan Cerah
-
Momen Timnas Indonesia U-17 Gendong ASEAN Jadi Pembicaraan Media Malaysia
-
Kisah Australia: Juara Piala AFF U-16, Tapi Gagal ke Perempat Final Piala Asia U-17 2025
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T