Suara.com - Perjalanan Rafael Struick di musim ini tampaknya semakin berat. Pemain muda yang dulu digadang-gadang sebagai andalan masa depan Timnas Indonesia kini justru menghadapi situasi sulit di klubnya, Brisbane Roar.
Setelah sempat menunjukkan sinyal positif pada awal musim A-League 2024/2025, striker yang pernah jadi anak emas eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong itu, kini seperti hilang arah dan kehilangan tempat di tim utama.
Rafael Struick memulai musim dengan performa yang menjanjikan.
Dalam enam laga pertamanya bersama Brisbane Roar, pemain berusia 22 tahun itu tampil sebanyak enam kali dengan catatan 194 menit bermain dan berhasil menyumbang satu gol.
Ia bahkan sempat dipercaya sebagai starter setelah sebelumnya empat kali tampil sebagai pemain pengganti.
Namun sayangnya, tren positif tersebut tak bertahan lama. Dalam 12 pertandingan terakhir Brisbane Roar, Struick hanya satu kali dimainkan — dan itu pun hanya selama tiga menit.
Ia seperti menghilang dari radar tim utama. Dari total 12 laga tersebut, lima kali ia hanya menjadi cadangan, dan enam kali bahkan tidak masuk line-up sama sekali.
Pada pertandingan terbaru Brisbane Roar melawan Western United yang berlangsung pada 17 April 2025, nama Struick tak terlihat dalam daftar pemain.
Meskipun timnya menang 2-1, absennya sang winger tak mendapatkan penjelasan dari pihak klub maupun pelatih Ruben Zadkovich.
Baca Juga: Pascal Struijk Bertemu Patrick Kluivert, 4 Kelebihannya Bisa Jadi Aset Emas Timnas Indonesia
Padahal, keputusannya hijrah dari Belanda ke Australia awalnya didasari oleh harapan untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Permasalahan utama yang membayangi Rafael Struick saat ini adalah inkonsistensi performa. Meskipun sempat jadi tumpuan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, belakangan performanya menurun drastis baik di klub maupun di level internasional.
Pada dua laga terakhir Timnas, Struick hanya tampil selama 45 menit, yakni saat Indonesia dibantai Australia 1-5. Di laga melawan Bahrain yang berakhir dengan kemenangan 1-0, ia bahkan tidak dimainkan sama sekali.
Pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tampaknya mulai melirik nama-nama baru untuk mengisi lini depan.
Trio Marselino Ferdinan, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen dinilai tampil lebih efektif dalam laga melawan Bahrain, dan mulai menjadi andalan dalam skema permainan.
Masa Depan di Brisbane Roar dan Timnas Indonesia Terancam
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Kirim Utusan Temui Pemain Keturunan Lombok di Italia Buat Lawan China
-
Erick Thohir Kenalkan Direktur Teknik PSSI Dalam Waktu Dekat, Siapa?
-
Wajah Muda, Umur Tua: Awas Trik Licik Piala Dunia U-17
-
Viral Pria Berbaju Timnas Indonesia Injak Situs Artefak Batu Kenteng Songo di Puncak Merbabu
-
Eks Petinggi Barcelona Ikut Pantau Ole Romeny Bersama Patrick Kluivert, Mau Apa?
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Finalissima 2026 di Doha Batal, Argentina Alihkan Uji Coba Lawan Guatemala
-
Alvaro Arbeloa Luapkan Isi Hati usai Singkirkan Jose Mourinho dan Pep Guardiola
-
Arsenal Hajar Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Eberechi Eze
-
Man City Hancur Lebur Lawan Real Madrid, Pep Guardiola Pasang Badan Lindungi Bernardo Silva
-
Pelatih Belanda Ingatkan Pemain Jaga Makan saat Lebaran: Masakan Indonesia Banyak Gulanya
-
Alasan CAF Cabut Gelar Senegal dan Tetapkan Maroko Juara Piala Afrika 2025
-
Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis