Jika Indonesia ingin tampil maksimal, lini belakang harus diperkuat oleh pemain yang tangguh dan berpengalaman seperti Elkan.
Selain kualitas, motivasi Baggott yang ingin membuktikan diri bisa jadi energi tambahan yang dibutuhkan tim.
Momen ini sangat pas untuk membawanya kembali dan menutup rapat lini belakang Garuda demi menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Profil Elkan Baggott
Elkan William Tio Baggott semakin dikenal publik Tanah Air sejak memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada 2020. Debut internasionalnya berlangsung saat menghadapi Makedonia Utara dalam laga uji coba, dan sejak itu, namanya tak pernah absen dari sorotan pecinta sepak bola nasional.
Lahir di Thailand pada 23 Oktober 2002, Elkan merupakan pemain berdarah campuran Indonesia dan Inggris. Masa kecilnya banyak dihabiskan di Negeri Gajah Putih, sebelum kemudian pindah ke Indonesia pada tahun 2008. Di tanah air inilah kecintaannya terhadap sepak bola mulai tumbuh.
Elkan mulai menapaki dunia sepak bola saat bersekolah di British International School Jakarta. Ia bahkan dipercaya menjadi kapten tim sekolahnya—sebuah pertanda awal akan kepemimpinan dan bakat alaminya di lapangan hijau. Tak hanya itu, ia juga aktif mengikuti sekolah sepak bola di Jakarta untuk mengasah kemampuannya sejak dini.
Tahun 2011 menjadi titik balik dalam perjalanan hidup Elkan, saat keluarganya memutuskan pindah ke Inggris. Di sana, ia menetap dan mulai menapaki jalur profesional di dunia sepak bola.
Kerja keras dan konsistensinya akhirnya berbuah manis ketika ia bergabung dengan tim junior Ipswich Town pada 2019 melalui program beasiswa dua tahun.
Baca Juga: Punya Kualitas, 3 Pemain Timnas Indonesia U-23 Ini Layak Abroad
Penampilan impresif Elkan bersama skuad muda Ipswich Town membuatnya dipromosikan ke tim senior hanya dalam waktu setahun, tepatnya pada 2020. Tahun yang sama, Elkan mendapat panggilan dari PSSI untuk memperkuat Timnas U-19 dan menjalani debut dalam laga melawan Makedonia Utara.
Performa Elkan yang konsisten membuat PSSI kembali meliriknya untuk Timnas senior. Meski sempat menolak karena alasan pandemi COVID-19, Elkan tetap menunjukkan komitmennya terhadap Merah Putih.
Ia resmi menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Ipswich Town pada 2021, sekaligus mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Inggris.
Kembali membela Timnas senior pada akhir 2021, Elkan tampil perdana dalam laga persahabatan kontra Afghanistan. Ia kemudian menjalani debut resmi di ajang Kejuaraan AFF melawan Laos. Sejak itu, Elkan menjadi bagian penting dari skuad Garuda, baik di Timnas U-23 maupun Timnas senior.
Penampilannya yang solid di berbagai pertandingan membuat Ipswich Town memperpanjang kontraknya hingga tahun 2025. Selama berseragam Ipswich, Elkan juga sempat dipinjamkan ke beberapa klub seperti King's Lynn Town, Gillingham, dan Cheltenham Town demi menambah jam terbang dan pengalaman bertanding.
Berbeda dari pemain naturalisasi lainnya, Elkan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada usia 18 tahun, tepatnya pada 2020. Keputusan ini membuktikan kecintaannya terhadap tanah kelahiran ibunya dan tekad kuatnya untuk membawa nama Indonesia di panggung internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?