Memang penjaga gawang 23 tahun ini sempat menjadi pilihan utama di timnas Indonesia.
Akan tetapi, spotnya itu hilang sejak kedatangan Maarten Paes.
Situasi saat ini juga akan sulit bagi Ernando Ari untuk menembus jadi penjaga gawang utama skuad Garuda.
Penyebabnya adalah timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi baru di posisi penjaga gawang.
Adalah Emil Audero Mulyadi yang akhirnya luluh untuk menjadi pemain naturalisasi.
Emil Audero diprediksi akan debut bersama tim Merah Putih ketika menghadapi China pada Juni 2025 mendatang.
Kiper Palermo itu bisa dipercaya sebagai penjaga gawang utama karena Maarten Paes terpaksa absen usai akumulasi kartu kuning.
Selain itu, performa buruk yang dialami Ernando Ari juga bisa membuatnya tersingkir di timnas Indonesia.
Apalagi pelatih kiper timnas Indonesia, Sjoerd Woudenberg baru-baru ini mengintip performa Cyrus Margono.
Baca Juga: Dean James Kabarkan Kondisi Cederanya, Kans Bela Timnas Indonesia Makin Besar
Nama Cyrus Margono bertemu Sjoerd Woudenberg yang diketahui dari unggahan Instagram pelatih kiper timnas Indonesia tersebut.
Menurut Sjoerd Woudenberg, sudah tugasnya untuk mengamati pemain yang potensial.
Nah, Cyrus Margono sendiri disinyalir bisa mendapatkan panggilan perdana di timnas Indonesia.
Padahal pemain yang lahir di Amerika Serikat itu sudah menjadi WNI sejak Maret 2024.
Akan tetapi, di era Shin Tae-yong, nama Cyrus Margono tidak pernah masuk dalam incaran untuk dipanggil ke timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
China Maju Jadi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Bak Lelucon, Eliano Reijnders Tertawa Jawab Rumor Bakal Pindah Liga Malaysia
-
Baru Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Cetak Gol Debut di Klubnya
-
Jelang Timnas Indonesia vs China, Patrick Kluivert Kena Ultimatum
-
Pelatih Timnas Indonesia SEA Games 2025 Masih Misterius, Erick Thohir Singgung Gelagat Thailand
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey