Suara.com - Pemain Indonesia, Asnawi Mangkualam meroket nilai pasarnya meski diacuhkan dari skuad Garuda oleh Patrick Kluivert.
Asnawi Mangkualam sempat menjadi andalan di timnas Indonesia era Shin Tae-yong.
Akan tetapi, namanya sempat tercoret dari timnas Indonesia, walau pernah menjabat sebagai kapten.
Nyatanya dalam empat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, pemain 25 tahun tersebut dicoret dari tim Merah Putih.
Di era Patrick Kluivert, eks PSM Makassar tersebut kalah saing dari Kevin Diks hingga Sandy Walsh.
Padahal secara performa, Asnawi Mangkualam main secara reguler di Port FC.
Sejauh musim ini, Asnawi Mangkualam mencatatkan 37 pertandingan dengan sumbangan satu gol dan empat assist.
Walau dicoret dari timnas Indonesia asuhan Patrick Kluviert, pemain yang sempat berkarier di Korea Selatan ini naik harga.
Melansir dari Transfermarkt, harga pasar Asnawi Mangkualam melonjak sampai Rp7,82 miliar.
Baca Juga: Kumpulan Catatan Buruk Maarten Paes Jelang Lawan China dan Jepang
Ini menjadi harga pasar tertinggi bagi Asnawi Mangkualam selama kariernya.
Sebelumnya Asnawi Mangkualam memilikii harga pasar sebesar Rp5,21 miliar di Port FC.
Sementara itu, anak dari Bahar Muharram tersebut mendapatkan panggilan dari Kim Sang-sik untuk gabung ke ASEAN All Stars.
Port FC selaku klub Asnawi Mangkualam sudah memberikan restu agar sang pemain memperkuat ASEAN All stars untuk laga melawan Manchester United dalam laga persahabatan pada Mei mendatang.
Asnawi Mangkualam dan penggawa Persija Jakarta yang bernama Muhammad Ferari dipilih untuk mewakili Indonesia membela ASEAN All Stars.
"Mewakili semua bintang ASEAN. 2 perwakilan sepak bola Port FC siap menghadapi Manchester United," tulis Instagram Port FC dilansir, Rabu (23/4/2025).
"Peeradol Chamrasamee dan Asnawi Mangkualam dua pemain sepak bola Port FC bergabung dengan tim ASEAN All-Stars yang akan melawan Manchester United di Kuala Lumpur Malaysia," sambungnya.
Kendati demikian, Asnawi Mangkualam masih belum diketahui apakah mendapatkan izin dari Patrick Kluivert.
Meski sebelumnya, ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah menerima surat dari AFF perihal Asnawi dan Ferarri.
"Surat dari AFF sudah diterima Pak Sekjen (Yunus Nusi). Pak Sekjen sudah lapor saya," ujar Erick Thohir kepada awak media beberapa waktu lalu.
Erick mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan komunikasi dengan Kluivert perihal dua pemain ini.
Sebab, timnas Indonesia punya agenda yang waktunya mepet dengan laga ASEAN All Stars vs Manchester United.
Apalagi kini dengan kenaikan harga pasar Asnawi Mangkualam, kans dirinya mendapatkan panggilan lagi Patrick Kluivert bisa terjadi.
Ditambah Patrick Kluivert membutuhkan kekuatan tambahan di sektor bek kanan.
Penyebabnya adalah Kevin Diks mengalami cedera saat bermain di FC Copenhagen.
Akibat cedera tersebut, Kevin Diks harus menepi sampai akhir musim.
Maka dari itu, ia terancam absen membela timnas Indonesia pada Juni 2025 mendatang.
Asnawi Mangkualam bisa menjadi solusi bagi Patrick Kluivert untuk menambah kekuatan di timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Ikuti Langkah AC Milan, Sporting CP Datangkan Pemain Timnas Indonesia?
-
4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Inggris Musim Depan, Pascal Struick Jadi Nama Terbaru?
-
Gelandang Timnas Indonesia Nimbrung Unggahan Elkan Baggott, Tanda Main Bareng di Skuad Garuda?
-
Jordi Amat Masuk Daftar Cuci Gudang JDT, Lanjut ke Liga 1?
-
Maarten Paes: Lawan China Sangat Menentukan Timnas Indonesia, Mereka Bukan Tim Mudah
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026