Sejauh ini bek Timnas Indonesia itu sudah melakoni liam pertandingan di J-League, tiga laga diantaranya Sandy Walsh bermain sebagai starting XI.
Bermain di J-League, Sandy Walsh mengatakan bahwa tidak ada perbedaan besar antara Liga Belgia dengan Jepang.
Menurut Sandy Walsh, ada perbedaan gaya permainan antara Liga Jepang dengan Belgia. Ia menyebut kualitas Liga Jepang sangat tinggi.
"Belgia memiliki permainan dari sisi fisik. Jadi menurut saya, gaya permainan di Liga Jepang lebih mirip sepak bola dibandingkan dengan Belgia. Belgia lebih menekankan pada kecepatan lari, umpan panjang dan hal semacam itu," ungkapnya seperti dilansir dari soccerdigestweb, Jumat (25/4).
Lebih lanjut, Sandy Walsh pun mencerikan bagaimana atmosfer dan suporter di Liga Jepang. Pemain Timnas Indonesia itu mengatakan bahwa sang istri, Aislinn Konig sempat menonton langsung ke stadion.
Sandy Walsh mengatakan bahwa sang istri mendapatkan pengalaman tak terduga saat menonton langsung pertandingan Yokohama Marinos.
"Dukungan di stadion juga luar biasa. Sebagian besar tiket terjual habis. Mereka mencintai sepak bola dan merupakan suporter yang positif,"
Berita Terkait
-
Media Asing Sebut 'Musuh' Timnas Indonesia Segera Comeback, Siapa Dia?
-
Disiarkan Malam Hari! Ini Jadwal Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Jepang Latah Ingin Naturalisasi Pemain Keturunan: Demi Juara Piala Dunia
-
Welcome Back Timnas Indonesia Elkan Baggott, Patrick Kluivert Lempar Kode
-
Gagal Tembus Timnas, Duo Pemain Ini Justru Alami Kenaikan Market Value
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman