- Penjaga gawang Curacao, Eloy Room, mencatatkan rekor 15 penyelamatan saat menahan imbang Ekuador 0-0 pada Piala Dunia 2026.
- Statistik Opta menetapkan pencapaian Eloy Room sebagai jumlah penyelamatan terbanyak dalam satu laga Piala Dunia sejak tahun 1966.
- Eloy Room merupakan mantan rekan setim Kevin Diks saat keduanya membawa klub Vitesse menjuarai Piala KNVB di Belanda.
Suara.com - Aksi gemilang yang ditunjukkan oleh penjaga gawang Timnas Curacao, Eloy Room dalam laga penyisihan grup Piala Dunia 2026 melawan Ekuador pada Minggu (21/6/2026) sukses mencuri perhatian publik sepak bola dunia.
Siapa yang menyangka bahwa di balik catatan rekor dunia yang baru saja diukirnya, kiper veteran tersebut memiliki ikatan sejarah yang sangat manis dengan salah satu pilar andalan lini belakang Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Keduanya tercatat pernah bahu-membahu membawa klub Belanda, Vitesse merengkuh takhta juara Piala KNVB di masa lalu.
Dalam pertandingan Grup E yang mempertemukan Curacao kontra Ekuador, ketangguhan Room di bawah mistar gawang sukses memaksa laga berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Sepanjang 90 menit penuh, Ekuador tampil sangat mendominasi dengan mengemas hingga 63 persen penguasaan bola.
Dipimpin oleh kapten mereka, Enner Valencia skuad Ekuador menggempur pertahanan Curacao dengan melepaskan 28 kali percobaan tembakan, di mana 15 di antaranya mengarah tepat ke sasaran.
Namun, seluruh gelombang serangan mematikan tersebut berhasil dipatahkan berkat ketangkasan luar biasa dari Room.
Dinding kokoh yang dibangun oleh kiper berusia 35 tahun tersebut resmi tercatat sebagai rekor tersendiri di buku sejarah sepak bola modern.
Berdasarkan himpunan data statistik resmi dari Opta, jumlah penyelamatan gemilang yang diukir oleh Room dinobatkan sebagai penyelamatan terbanyak dalam satu laga Piala Dunia tanpa melalui babak tambahan waktu sejak pencatatan data dimulai pada tahun 1966.
Baca Juga: Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
"Kiper Curacao Eloy Room mencatatkan 15 penyelamatan melawan Ekuador, yang terbanyak dalam catatan rekor (sejak 1966), oleh kiper mana pun di laga Piala Dunia yang tidak menyertakan extra time,” tulis @OptaJoe.
Berkat ketangkasan tingkat tinggi tersebut, Room mendapatkan penghargaan sebagai Ultra Superior Man of the Match di akhir laga.
Jauh sebelum menorehkan tinta emas di panggung Piala Dunia 2026, Eloy Room sebenarnya memiliki rekam jejak kemitraan yang sangat erat dengan bek andalan Indonesia, Kevin Diks.
Momen kebersamaan kedua pemain tersebut terjalin ketika mereka sama-sama memperkuat klub divisi utama Liga Belanda, Vitesse pada tahun 2017 silam.
Merujuk pada data analitis dari Transfermarkt, Diks tercatat pernah bermain bersama di lapangan hijau dengan Room dalam 68 pertandingan kompetitif, dengan puncak kesuksesan berupa raihan trofi juara Piala KNVB.
Kini jalan karier kedua pemain tersebut telah berada di arah yang sangat berbeda.
Eloy Room saat ini tengah melanjutkan karier profesionalnya di Amerika Serikat bersama Miami FC, sedangkan Kevin Diks meretas karier mentereng di Bundesliga Jerman bersama Borussia Monchengladbach.
Sayangnya nasib kurang beruntung harus dialami Diks yang gagal mencicipi atmosfer Piala Dunia 2026 setelah Timnas Indonesia dipastikan tersingkir di babak kualifikasi ronde keempat zona Asia.
Sebaliknya, Room berhasil memanfaatkan panggung termegah sepak bola dunia ini untuk mencatatkan namanya dalam sejarah berkat aksi heroik 15 kali penyelamatan kala membantu Curacao menahan imbang Ekuador.
Tag
Berita Terkait
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan