Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, menjadi perhatian publik setelah dirinya tampil sebagai seorang mahasiswa di sebuah universitas yang berada di Semarang. Lantas, di mana Arhan dulu menempuh jenjang SMA?
Potret Pratama Arhan yang tampil sebagai seorang mahasiswa itu muncul dari akun media sosial resmi milik Universitas Dian Nuswantoro, Perguruan Tinggi swasta yang terletak di Semarang ini lebih dikenal sebagai Udinus.
Dalam unggahan @udinusofficial, mereka membagikan momen Pratama Arhan tengah berkuliah di ruang kelas. “Siapa yang ingin sekelas juga sama Arhan? Kuliah Udinus dong!” tulis caption dalam unggahan tersebut.
Video tersebut menampilkan sejumlah keterangan, terutama yang menarik ialah “POV kalau kamu sekelas sama Pratama Arhan”. Dalam video itu, Arhan mengenakan baju kemeja berwarna hitam serta celana dengan warna yang seragam.
Para mahasiswa dan mahasiswi yang berada di ruang kelas tersebut memperlihatkan ekspresi kaget ketika Arhan memasuki ruang kelas. Dalam foto-foto yang ditampilkan, mereka malah enggak fokus kepada dosen yang mengajar.
Kehadiran Arhan ini memang membuat banyak orang kehilangan fokus. Beberapa mahasiswa di antaranya juga memanfaatkan momen ini untuk berswafoto bersama pemain yang kini berkarier di Liga Thailand itu.
Sebagai informasi, Pratama Arhan memang tercatat sebagai salah satu mahasiswa Udinus. Dalam situs Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, dia tercatat terdaftar sebagai peserta didik sejak 25 September 2020.
Pratama Arhan diketahui mengambil Program Studi (Prodi) Manajemen. Dalam portal PPDIKTI tersebut, pemain asal Blora, Jawa Tengah, ini juga masih berstatus aktif pada Semester Genap 2024/2025.
Lantas, di mana dahulu Pratama Arhan menghabiskan masa sekolah sebelum menginjakkan kaki di bangku kuliah?
Baca Juga: Asnawi Mangkualam di Bali Bareng Marselino Ferdinan, Comeback ke Timnas Indonesia?
Berikut Suara.com menyajikan penjelasannya.
Jauh sebelum namanya terkenal sebagai salah satu pemain Timnas Indonesia seperti sekarang ini, Pratama Arhan Alif Rifai tetaplah sama seperti anak lelaki seusianya yang juga menempuh pendidikan secara berjenjang.
Sebelum kuliah, pemain kelahiran 21 Desember 2001 itu menempuh pendidikan di sekolah menengah atas Akademi Terang Bangsa. Dia juga diketahui menempuh level sekolah menengah pertama (SMP) di sana, sementara sekolah dasar (SD) di Blora.
Dari sanalah, kemampuan Arhan terus diasah bersama SSB Terang Bangsa. Hingga akhirnya, pemain bertahan yang sempat berkarier di Liga Korea Selatan dan Jepang itu direkrut oleh tim junior PSIS Semarang.
Arhan awalnya bergabung dengan PSIS Semarang U-18. Setelah itu, dia naik level ke PSIS Semarang U-20. Baru pada tahun 2020, pemain berkaki kidal itu mendapatkan kesempatan promosi ke skuad senior PSIS.
Kombinasi Hebat: Mahasiswa, Atlet, dan Panutan Anak Muda
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam di Bali Bareng Marselino Ferdinan, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Thom Haye Bimbang Pilih Gabung Cepat ke Timnas Indonesia Atau Klubnya Degradasi
-
Jika Umumkan Pensiun dari Sepakbola, Ramadhan Sananta Ingin Geluti Dunia Ini!
-
Prediksi Negara Tetangga: Timnas Indonesia Dikalahkan China
-
Perbandingan Komentar Andre Rosiade Vs Yuran Fernandes, Lebih Pedas Mana?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia
-
Hasil Piala Dunia 2026, Meksiko Lolos Babak 16 Besar Usai Bungkam Ekuador 2-0
-
Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi! Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Panas
-
Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang
-
Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?