Namun, kisah mereka juga tak jauh-jauh dari pengalaman pahit terdegradasi, tepatnya pada edisi 2009/2010. Mereka bahkan pernah turun ke kasta ketiga pada 2017. Beruntung, mereka bisa kembali ke kasta tertinggi sampai sekarang ini.
Itulah beberapa klub legendaris Indonesia yang pernah merasakan pahitnya terdegradasi dari kasta tertinggi, sama seperti yang kini dialami oleh PSIS Semarang.
Fenomena ini menunjukkan bahwa sejarah dan prestasi besar di masa lalu tidak menjamin sebuah klub bisa terus bertahan di level tertinggi tanpa manajemen yang solid dan performa konsisten.
Turunnya PSIS Semarang ke kasta kedua menjadi pengingat bahwa menjaga konsistensi di dunia sepak bola tidaklah mudah.
Sejarah panjang dan dukungan suporter setia memang penting, namun semua itu perlu ditopang oleh manajemen yang profesional, strategi yang matang, serta pembinaan pemain muda yang berkelanjutan.
Kini, tinggal bagaimana PSIS Semarang belajar dari pengalaman klub-klub legendaris lainnya dan berjuang kembali ke tempat yang seharusnya mereka tempati, kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Perjalanan PSIS: Pekan I Keok hingga Jadi Tim Pertama Terdegradasi
-
PSIS Resmi Degradasi, Bruno Silva: Ketidakadilan Padaku Dibayar Lunas
-
Aremania Pelempar Batu ke Bus Persik Kediri Lagi Dicari-cari!
-
Arema FC Minta Maaf Aremania Lempar Batu ke Bus Persik Kediri
-
Kronologis Suporter Lempar Batu Bus Persik Kediri usai Arema FC Dibantai 3-0
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana