Suara.com - Ramadhan Sananta akhirnya resmi bergabung dengan klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC, setelah sebelumnya sempat dirumorkan didekati sejumlah klub besar Indonesia.
Striker Timnas Indonesia tersebut memilih tantangan baru di luar negeri dan akan tampil di Liga Super Malaysia musim 2025/2026.
Keputusan ini tentu menarik perhatian banyak pihak, mengingat usianya masih muda dan potensinya masih terus berkembang. Ini juga akan menjadi pengalaman pertama Sananta bermain di luar negeri.
Berikut dua fakta menarik dari kepindahan Ramadhan Sananta ke DPMM FC:
1. Tolak Klub Besar demi DPMM FC
Ramadhan Sananta resmi bergabung dengan DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam, sekaligus mengakhiri rumor transfernya yang santer terdengar di bursa pemain domestik.
Pengumuman resmi disampaikan DPMM FC pada Senin (19/5/2025) malam melalui situs resmi klub.
Dalam pernyataan tersebut, Sananta diumumkan sebagai pemain kuota ASEAN yang telah lama menjadi incaran klub berjuluk “The Wasps” tersebut.
Striker berusia 22 tahun itu menandatangani kontrak untuk musim 2025/2026 bersama klub yang berbasis di Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei.
Baca Juga: Alih-alih ke Eropa, Ramadhan Sananta Malah Gabung Klub Brunei Darussalam
Ia akan menjadi bagian penting dari skuad asuhan pelatih Jamie McAllister, juru taktik asal Skotlandia yang dipercaya menangani DPMM FC.
Kepindahan Sananta terbilang mengejutkan karena sebelumnya ia sempat dikaitkan dengan beberapa klub besar Indonesia.
Salah satu yang paling santer adalah Persija Jakarta, yang menurut informasi resmi dari DPMM FC, juga berminat mendatangkannya.
Namun, Sananta menolak berbagai tawaran tersebut demi menerima tantangan bersama DPMM FC.
Dalam keterangan klub, disebutkan bahwa sejak awal Sananta memang menjadikan DPMM FC sebagai tujuan utama untuk melanjutkan karier profesionalnya.
Keputusan ini memperlihatkan keberanian dan tekad sang pemain untuk berkembang di level yang lebih tinggi.
Berita Terkait
-
Hidup Terjamin! Ramadhan Sananta Dinilai Beruntung Gabung DPMM FC Dibanding Persija
-
Mengenal DPMM FC, Klub Unik yang Jadi Pelabuhan Baru Ramadhan Sananta
-
Karier Unik Ramadhan Sananta: Orang Indonesia Gabung Klub Brunei, Mainnya di Liga Malaysia
-
3 Alasan Masuk Akal Ramadhan Sananta Bersedia Gabung Klub Brunei DPMM FC
-
Perbandingan Persija Jakarta vs DPMM FC, Ramadhan Sananta Pilih Klub Brunei Darussalam
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Rudi Garcia Kirim Peringatan ke Spanyol, Belgia Siap 'Meledak' di Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Prabowo Masih Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Mana Erick Thohir?
-
Pelatih Maroko: Prancis Menang karena Kualitas Individu Kylian Mbappe
-
Terpincang-pincang Lawan Maroko, Kylian Mbappe Akui Cedera Engkel
-
Kylian Mbappe Peringatkan Prancis Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Jalan Masih Panjang
-
Kylian Mbappe Geser Lionel Messii dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko