Suara.com - Berikut ini kami sajikan daftar peserta Liga 2 2025/2026 beserta format kompetisi.
Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia akhirnya memiliki jumlah peserta yang lengkap dengan total 20 tim.
PSS Sleman dan Barito Putera melengkapi jumlah kontestan setelah dipastikan terdegradasi bersama PSIS Semarang.
Sementara tiga tim berstatus promosi dari Liga 3, yakni Sumut United FC, Tornado FC Kendal dan Persiba Balikpapan.
Daftar peserta Liga 2 musim depan akan menjadi 20 tim setelah musim sebelumnya cukup gemuk yaitu 26 tim.
Sehingga kompetisi akan berlangsung lebih kompetitif. Liga 2 musim 2025/26 juga akan menggunakan teknologi VAR, dan rumournya ada penambahan pemain asing dari 3 menjadi 5.
Sejumlah tim pun sudah melakukan persiapan awal untuk menyongsong kompetisi. Salah satunya Tornado FC Kendal.
Gerak cepat memang dilakukan manajemen Tornado FC Kendal dalam membangun tim untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2025/2026.
Langkah itu dimulai dengan menujuk Stefan Keeltjes sebagai pelatih kepala, Kamis 22 Mei 2025.
Baca Juga: PSIS Semarang vs PS Barito Putera: Pekan Hiburan bagi Laskar Mahesa Jenar
“Hari ini kami dengan bangga menunjuk coach Stefan Keeltjes sebagai prlatih Tornado FC Kendal,” kata Manajer Tornado FC Kendal, Heri Sasongko.
Heri menjelaskan, penunjukan juru taktik berusia 40 tahun sebagai pelatih karena memiliki visi dan misi yang sama dengan tim.
Sebagai pelatih muda, lanjut dia, sosok asal Kota Surabaya itu memiliki segudang pengalaman dan kualitas untuk membawa Tornado FC Kendal berprestasi.
"Coach Stefan memiliki kualitas yang cocok untuk tim ini. Sekali lagi kami ucapkan selamat datang bersama keluarga besar Tornado FC Kendal," paparnya.
Sementara Stefan Keeltjes bangga ditunjuk sebagai pelatih tim runner-up Liga 3 musim lalu itu.
Meski berstatus sebagai tim promosi, Stefan menilai Tornado FC Kendal memiliki semangat dan serius sebagai klub yang terus berkembang.
"Saya melihat Tornado FC Kendal cukup serius dalam membentuk tim menghadapi Liga 2. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya," ucap dia.
Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, Liga 2 musim depan akan menggunakan format baru yang dijalankan PT Liga Indonesia Baru.
Berikut ini Format Liga 2 2025/2026:
Liga 2 akan berlangsung dengan 20 tim dan dibagi dua wilayah yakni barat dan timur.
Bermain dalam "Triple Round Robin", masing-masing tim di satu wilayah akan berhadapan tuga kali.
Putaran ketiga akan diacak siapa yang menjadi tuan rumah dan siapa yang akan jadi tim away
Total pertandingan dalam semusim: 27 pertandingan
Juara tiap wilayah langsung promosi ke Liga 1. Runner-up akan saling berhadapan untuk rebut satu tiket promosi
Total Promosi ke Liga 1 adalah tiga tim. Peringkat terbawah tiap wilayah langsung degradasi ke Liga 3
Peringkat ke-9 tiap wilayah akan saling berhadapan jalani play-off degradasi dengan total degradasi sebanyak tiga tim.
Liga 2 akan menggunakan VAR untuk semua pertandingan.
Pemain asing menjadi 5 pemain (masih rumor).
Diberitakan sebelumnya, PSS Sleman harus menelan pil pahit tergderadasi ke Liga 2 musim depan.
Tim Super Elang Jawa mengakhiri kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 dengan finish di posisi ke-16 dengan raihan 34 poin, atau terpaut dua angka saja dari zona aman.
Dalam laga terakhir menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (24/5/2025), sore, PSS sejatinya meraih kemenangan 3-0.
Tiga gol tim Laskar Sembada masing-masing dicetak Betinho, Gustavo Tocantins dan striker asal Brasil, Marcelo Cirino.
Namun, kemenangan itu menjadi hambar setelah diwaktu bersamaan Semen Padang menang 2-0 atas Arema FC berkat gol Filipe Chaby dan Muhammad Ridwan.
Semen Padang naik ke peringkat ke-13 dengan 36 poin, PSS dan Barito di peringkat ke-16 dan ke-17 dengan 34 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi