Suara.com - Pelatih keturunan Pulau Belitung, John Heitinga, resmi menjadi nakhoda baru klub raksasa Belanda, yakni Ajax Amsterdam.
John Heitinga diumumkan sebagai pelatih kepala baru pada Sabtu (31/6/2025), untuk menggantikan Francesco Farioli yang mengundurkan diri dari posisinya.
Mantan bek timnas Belanda itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dan akan dibantu oleh Marcel Keizer sebagai asisten pelatih.
Ia merasa antusias dan sudah tidak sabar untuk mengaplikasikan pengalamannya di Inggris bersama Ajax.
"Saya sangat antusias untuk memulainya. Pengalaman saya di Inggris, bersama (Arne) Slot dan (David) Moyes, sangat berharga. Sekarang saya siap kembali sebagai pelatih kepala, dan merasa terhormat bisa melanjutkannya di Ajax," kata Heitinga, dikutip dari laman resmi Ajax.
Penunjukan ini menandai kembalinya Heitinga ke klub masa kecilnya, setelah sebelumnya menghabiskan musim lalu sebagai bagian dari staf pelatih Arend "Arne" Slot di Liverpool dan sempat bekerja dengan David Moyes di West Ham United.
Ajax mengalami musim yang dramatis setelah gagal mempertahankan keunggulan sembilan poin di lima laga terakhir Liga Belanda, yang membuat PSV Eindhoven merebut gelar juara di pekan penutup.
Farioli sempat membangkitkan tim usai finis di posisi kelima pada musim 2023-2024. Ia kemudian memutuskan mundur karena perbedaan visi dengan manajemen klub.
Heitinga, yang pensiun pada 2016, pernah memperkuat Atletico Madrid, Everton, dan Fulham saat berkarier sebagai pemain. Dia juga mencatatkan 87 penampilan untuk timnas Belanda.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Bekas Anak Didik Simon Tahamata Dikontrak Klub Juara Liga Champions
Salah satu hal yang membuat Heitinga dikenal publik sepak bola luas adalah kartu merahnya di final Piala Dunia 2010, saat Belanda kalah dari Spanyol.
John Heitinga dan Darah Indonesia
John Heitinga tak menampik soal latar belakangnya yang memiliki keturunan Indonesia, tepatnya dari Maluku.
Heitinga malah menyebut bahwa sejak kecil ia terbiasa dengan budaya Maluku lantaran diasuh oleh kakek dan neneknya. Heitinga menyebut bahwa kedua orang tuanya telah berpisah dan sejak kecil ia diasuh oleh kakek dan neneknya.
"Kakek saya selalu menjadi sumber kedamaian bagi saya. Begitu juga dengan nenek saya. Ketika aku terluka, aku selalu pergi ke mereka dan mencurahkan isi hatiku," kata Heitinga kepada Moesson pada 31 Januari 2023.
Heitinga pun tegas mengatakan bahwa ia dibesarkan dengan latar belakang dan budaya Indonesia, lebih tepatnya Maluku.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Indonesia Bekas Anak Didik Simon Tahamata Dikontrak Klub Juara Liga Champions
-
Here We Go! Eks Pemain Keturunan Indonesia Selangkah Lagi Latih Ajax Amsterdam
-
Patrick Kluivert Upload Foto Menangis: Selamanya Akan Selalu Bersyukur Bisa Menjalani Momen Ini
-
Momen Pelatih Timnas Indonesia Jadi Pahlawan Ajax Amsterdam di Final Liga Champions
-
Hati-hati Timnas Indonesia, Alex Pastoor Masuk Daftar Calon Pelatih Ajax Amsterdam
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG