Suara.com - Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi salah satu laga paling dinanti publik Tanah Air.
Selain karena peran pentingnya dalam menentukan nasib kedua tim menuju pentas dunia, duel ini juga menyimpan sejarah panjang dan dinamika menarik yang layak disorot.
Di tulisan ini kita menyajikan dua fakta mentereng yang menggambarkan kekuatan dan perbedaan mencolok antara Timnas Indonesia dan Timnas China, mulai dari catatan sejarah pertemuan hingga kekuatan skuad terkini.
Siapa yang lebih mentereng di antara keduanya? Mari simak bersama.
1. Rekor Pertemuan, China Masih Mendominasi
Timnas Indonesia akan menghadapi China di Stadion Gelora Bung Karno pada 5 Juni 2025 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim, mengingat posisi klasemen Grup C yang masih terbuka lebar.
Indonesia kini berada di peringkat keempat dengan 9 poin, unggul tiga angka dari China yang menjadi juru kunci.
Secara rekor pertemuan, China jauh lebih unggul dibandingkan Indonesia.
Baca Juga: Pede Tingkat Dewa! Bawa-bawa Brasil, Pelatih China Percaya Diri Kalahkan Timnas Indonesia
Berdasarkan data dari situs 11v11, Indonesia baru menang 3 kali dari 18 pertemuan melawan China.
Sementara China mencatatkan 12 kemenangan dan 3 hasil imbang dalam rekor yang menguntungkan mereka.
Kemenangan terakhir Indonesia terjadi pada 20 Februari 1987 dalam Kualifikasi Piala Dunia.
Sejak saat itu, Indonesia tak pernah menang dari 9 pertemuan terakhir kontra China.
Pertemuan terakhir pada 15 Oktober 2024 juga dimenangkan China dengan skor 2-1.
"Rekor masa lalu tak bisa dipungkiri, tapi kami percaya diri menghadapi tantangan ini," ujar Patrick Kluivert dikutip dari Antara.
Berita Terkait
-
3 Bek Timnas Indonesia yang Bisa Pindah Klub Baru di Bursa Transfer Musim Panas
-
Kode Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Akan Tambah Striker Naturalisasi
-
Tak Penuhi Syarat Hadapi China, Pemain Keturunan Rp31,2 Miliar Tetap Gabung Timnas Indonesia
-
Skenario Jika Timnas Indonesia Dihantam China, Skakmat atau Masih Ada Peluang?
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026, Ini Caranya
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit