Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, memiliki nilai pasar atau Market Value yang melebihi dua tim nasional (timnas) dari negara Timur Tengah. Tim nasional mana saja?
Nilai pasar yang dimiliki Jay Idzes tengah menjadi perbincangan pecinta sepak bola Tanah Air karena mengalami lonjakan drastis.
Tak tanggung-tanggung, kapten Timnas Indonesia itu mengalami lonjakan nilai pasar sebesar 2,5 juta euro atau setara Rp47,1 miliar menurut kurs saat ini.
Karena lonjakan tersebut, nilai pasar Idzes pun kini berada di angka 7,5 juta euro atau setara Rp141,3 miliar menurut kurs saat ini.
Nilai pasar sebesar 7,5 juta euro itu otomatis membuat bek Venezia itu menjadi pemain termahal di skuad Timnas Indonesia saat ini.
Bek berusia 25 tahun tersebut mampu menggusur Mees Hilgers yang memiliki nilai pasar 6,5 juta euro (Rp122,5 miliar) dan berstatus pemain termahal Garuda sejak 2024.
Selain itu, nilai pasar yang dimiliki tersebut juga membuat Idzes menjadi pemain termahal di Asia Tenggara atau ASEAN.
Siapa sangka, saking mahalnya nilai pasar Idzes ini membuatnya bisa melampaui nilai pasar dari dua tim nasional dari Timur Tengah.
Lantas, tim nasional mana saja yang nilai pasarnya dilewati oleh Jay Idzes?
Baca Juga: Arungi Ronde Keempat, Timnas Indonesia Tak Cukup Hanya Andalkan Tingginya Harga Skuat!
Ada yang Ungguli Ranking Indonesia
Dua tim nasional asal Timur Tengah yang nilai pasarnya dilampaui oleh Jay Idzes adalah Timnas Lebanon dan Timnas Kuwait.
Dilansir dari situs Transfermarkt, Timnas Lebanon saat ini memiliki nilai pasar sekitar 4,95 juta euro atau setara dengan Rp93 miliar.
Untuk status pemain termahal di tim nasional berjuluk Les Cedres Cedars ini dipegang oleh penjaga gawangnya, yakni Mostafa Matar dengan nilai pasar 400 ribu euro (Rp7,5 miliar).
Sementara Timnas Kuwait memiliki nilai pasar jauh lebih baik, yakni sekitar 5,8 juta euro atau setara dengan Rp108,9 miliar.
Pemain termahal di skuad tim nasional berjuluk Al Azraq itu dipegang oleh wingernya, Mohammad Daham, dengan 350 ribu euro (Rp6,5 miliar).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara