Kevin Diks Cetak Rekor Unik di Borussia Monchengladbach
Rekor unik dicatatkan pemain Timnas Indonesia Kevin Diks bersama klub Jerman, Borussia Monchengladbach.
Kevin Diks, bek yang baru akan bergabung dengan Borussia Monchengladbach, langsung mencatatkan rekor unik bahkan sebelum tampil satu laga pun di Bundesliga.
Bek Timnas Indonesia itu kini pemain dengan gelar terbanyak di antara skuad Gladbach saat ini.
Diks, yang masih membela FC Kopenhagen, baru saja meraih gelar juara Liga Denmark untuk ketiga kalinya bersama klub tersebut.
Dalam laga penentu melawan FC Midtjylland akhir pekan lalu, Diks ikut menyumbang gol lewat eksekusi penalti, memastikan timnya finis di puncak klasemen.
Tak berhenti di situ, pemain berusia 28 tahun itu juga menambah satu trofi lagi usai mengantarkan FC Kopenhagen meraih Piala Denmark setelah kalahkan Silkeborg IF 2-0.
Secara total, Diks telah mengoleksi tujuh trofi sepanjang karier profesionalnya, menyamai rekor milik Stefan Lainer, bek kanan Gladbach yang sebelumnya dianggap sebagai pemain paling berprestasi di skuad tersebut.
Dikutip dari data Transfermarkt, Lainer mengoleksi empat gelar Liga Austria dan tiga Piala Austria saat berseragam RB Salzburg.
Baca Juga: Belum Main, Kevin Diks Sah Cetak Rekor Unik di Borussia Monchengladbach
Menariknya, meski belum bermain untuk Gladbach, nama Kevin Diks sudah menjadi bintang di kalangan penggemar klub.
Ketika pengumuman transfernya dirilis pada Januari lalu, akun Instagram resmi Gladbach mencatat lonjakan interaksi tertinggi, sebagian besar berasal dari basis penggemarnya di Indonesia.
Hal ini tak lepas dari keputusan Diks untuk membela Timnas Indonesia. Bek serba bisa ini memiliki darah keturunan Indonesia dan telah resmi menyatakan kesiapannya memperkuat Garuda di level internasional.
Langkah ini menuai respons antusias dari publik sepak bola Tanah Air, dan secara tidak langsung membuat Diks menjadi "ikon digital" baru Gladbach.
Sementara itu, Borussia Mönchengladbach sendiri sudah cukup lama haus gelar. Klub terakhir kali meraih trofi pada 1995 di ajang DFB-Pokal.
Berita Terkait
-
Media Italia: Negosiasi Jay Idzes Rumit, Klub Jerman Ikut Perburuan
-
Luput dari Sorotan, Pemain Keturunan Serba Bisa 21 Tahun Bisa Langsung Masuk Timnas Indonesia Senior
-
Ryan Flamingo Dianggap Tak Layak Bela Belanda, Kalau Bela Timnas Indonesia?
-
Thom Haye Tak Peduli Arab Saudi dan Qatar Tuan Rumah Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?