"Dia sebelumnya pernah di Jogja, di PSS Sleman. Dia juga sudah tahu kotanya. Dia juga punya leadership yang bagus buat tim kita, dengan kondisi tim kita yang banyak pemain muda," tegas Razzi.
Berbicara mengenai kualitas Ze Valente, manajer asal Jakarta ini sudah tidak meragukannya sebagai playmaker yang handal.
"Untuk kualitas, enggak perlu diragukanlah. Semua orang tahu Ze Valente seperti apa. Dia play making-nya. Lalu, dia adalah pencetak gol dari lini kedua, dia juga bisa atur tempo tim, hal ini akan sangat berguna bagi tim," tambah Razzi.
Dukungan Suporter dan Pesan Sportivitas Ze Valente
Salah satu alasan lain yang membuat Ze Valente tertarik memilih PSIM Jogja adalah basis suporter besar dan loyal yang dimiliki Laskar Mataram.
"Saya melihat bahwa para suporter di sini sangat antusias dan bersemangat mendukung tim, itu yang juga menjadi pertimbangan saya," ucap pemain kelahiran 14 Mei 1994 tersebut.
Ze Valente juga mengirimkan pesan untuk para suporter PSIM. "Kami akan bekerja dengan serius dan bertanggung jawab untuk membawa kegembiraan kepada kalian. Kami juga akan berusaha untuk selalu memenangkan setiap pertandingan," pesannya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh suporter untuk menjaga sportivitas dan perdamaian di setiap pertandingan.
"Penting untuk menyadari bahwa persaingan hanya ada di stadion selama 90 menit. Mari kita tanamkan perdamaian dalam sepak bola, sehingga kita bisa menikmati setiap pertandingan dengan nyaman," pungkasnya.
Baca Juga: Liga 1 All Star Banyak Dihuni Pemain Timnas Indonesia, Legenda Ini Angkat Bicara!
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia