Suara.com - India mulai membuat gebrakan besar dalam dunia sepak bola Asia. Federasi Sepak Bola India (IFA) dikabarkan akan meniru strategi Indonesia yakni menaturalisasi pemain keturunan.
Mengutip laporan media China, NetEase, PSSI-nya India bakal naturalisasi massal pemain keturunan yang berkarier di luar negeri, khususnya di Inggris.
Menurut media China tersebut, menyebut India tengah menyusun tim nasional yang bisa dianggap sebagai “Tim B Inggris,” dengan merekrut puluhan pemain keturunan India yang saat ini bermain di berbagai level liga Inggris.
“Federasi Sepak Bola India tengah menyiapkan strategi besar, terinspirasi dari keberhasilan Indonesia yang sukses menembus play-off Piala Dunia 2026 berkat kebijakan naturalisasi,” tulis NetEase.
Situasi ini rupanya membuat sepak bola China dan negara-negara di Asia Timur ketar-ketir dengan kebangkitan sepak bola India.
Dalam laporan mengenai rencana PSSI-nya India itu, media China mengulas soal keberhasilan Indonesia dalam urusan pemain naturalisasi.
Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI menurut media China itu dianggap berhasil memperkuat tim nasional dengan lebih dari 12 pemain keturunan yang dinaturalisasi.
Hasilnya sangat nyata, Timnas Indonesia mampu melaju hingga babak 16 besar Piala Asia 2024 dan lolos ke putaran final Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, bahkan mengalahkan tim-tim kuat seperti China, Bahrain, dan menahan imbang Australia di fase grup.
"Indonesia menunjukkan bahwa lewat naturalisasi, dalam waktu singkat tim lemah bisa berubah menjadi penantang serius di Asia," tulis media tersebut. Hal ini yang kini coba ditiru India.
Baca Juga: Breaking News! Eks Pelatih Thom Haye Latih Timnas Indonesia U-20?
IFA telah secara terbuka menghubungi lebih dari 33 pemain keturunan India yang saat ini merumput di Inggris, termasuk di kasta Championship (divisi 2) dan League One (divisi 3).
Salah satu hambatan lama adalah regulasi yang melarang pemain dengan kewarganegaraan asing membela timnas India, namun aturan ini kabarnya sedang dalam proses revisi agar lebih inklusif.
Menurut laporan, IFA melihat peluang besar karena sejarah kolonial India dengan Inggris telah menghasilkan banyak pemain keturunan yang lahir dan berkembang di sistem sepak bola Eropa.
Jika proses naturalisasi berjalan lancar, India disebut bisa dengan cepat membentuk tim nasional yang kualitasnya mendekati level Eropa.
Langkah India ini membuat media China menyuarakan kekhawatiran. “Dengan tren naturalisasi yang menyebar dari Asia Tenggara hingga Asia Selatan, kini semakin banyak tim yang bisa mengalahkan China,” tulis media asing tersebut.
Fenomena ini mengonfirmasi bahwa naturalisasi kini menjadi jalan cepat bagi negara-negara Asia untuk mengejar ketertinggalan dari raksasa-raksasa Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia.
Jika India benar-benar berhasil “membritiskan” tim nasionalnya, maka peta persaingan di Asia akan semakin panas.
Dan bagi Indonesia, sebagai pionir dari tren ini di Asia Tenggara, langkah India ini bisa jadi bukti bahwa Garuda telah memberi inspirasi besar bagi perubahan wajah sepak bola Asia.
Berita Terkait
-
Breaking News! Eks Pelatih Thom Haye Latih Timnas Indonesia U-20?
-
Misi Gerald Vanenburg: Sulitnya Cari Penerus Ernando Ari di Timnas Indonesia U-23
-
Gabung Klub Liga Yunani, Dean James Panaskan Persaingan Bek Kiri Timnas!
-
3 Alasan Indonesia Layak Gantikan Qatar Jadi Turan Rumah Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Nasib Belum Pasti, Emil Audero Bisa Ikuti Jejak Asnawi dan Pratama Arhan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris