Suara.com - PSIM Yogyakarta seakan belum ingin berhenti dalam memburu pemain.
Manajemen tim Laskar Mataram menunjukkan keseriusan dalam membangun tim yang solid untuk mengarungi Liga 1 musim 2025/2026.
Terbaru, mereka secara resmi rekrut dua pemain bintang Liga 1, yaitu gelandang energik Fahreza Sudin dan bek kiri senior, Reva Adi Utama.
Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, mengungkapkan bahwa keputusan merekrut kedua pemain tersebut didasari oleh kualitas, pengalaman, dan karakter yang dibutuhkan tim untuk bersaing di level teratas.
"Mereka punya pengalaman bermain Liga 1. Jadi harapannya, bisa membawa skuad PSIM ke level yang lebih baik lagi, baik itu dari faktor taktik permainan hingga mentalitas," ujar Razzi, Senin (30/6/2025).
Fahreza Sudin, gelandang dinamis kelahiran Ternate, 12 Agustus 2000, resmi menjadi bagian dari Laskar Mataram dengan kontrak berdurasi satu musim. Kepindahannya ke Yogyakarta dilakukan usai tiga tahun pengabdiannya di lini tengah Persita Tangerang.
Manajemen PSIM meyakini energi dan pengalaman Fahreza akan menjadi aset berharga bagi tim. “Untuk Fahreza, dia ini pemain tengah yang energik, punya fighting spirit, dan berpengalaman bermain Liga 1,” ujar Razzi.
Sementara itu, ketertarikan Fahreza untuk bergabung dilandasi oleh reputasi klub dan pesona Kota Yogyakarta. “PSIM ini tim bagus, waktu Liga 2 kemarin saya sering nonton. Kota Jogja juga bagus dan kelihatannya sangat nyaman,” ungkap pemain bertinggi 168 cm ini.
Meski terikat kontrak satu musim, pemain berusia 24 tahun ini membuka peluang untuk bertahan lebih lama. “Di sini saya dikontrak satu musim, tapi bisa jadi opsi perpanjang, melihat penampilan musim mendatang dulu,” jelasnya.
Baca Juga: Nick Kuipers Langsung Ketiban Sial Gabung Dewa United
Ia memiliki ambisi pribadi untuk memberi dampak nyata bagi tim pada musim debutnya. “Target pribadi, saya pengen bisa dapat menit bermain yang banyak, dan bisa mencetak gol juga di sini,” ujar Fahreza.
Ia pun optimistis terhadap target tim. “Saya ingin PSIM bisa bertahan di Liga 1, dan semoga bisa bersaing di papan tengah,” pungkasnya.
Reva Adi Utama, Jenderal Lini Belakang Sarat Pengalaman
Untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus menambah figur pemimpin di ruang ganti, Reva Adi Utama adalah jawaban PSIM Jogja. Bek kiri kelahiran Makassar, 1 September 1996 ini datang dengan segudang pengalaman setelah membela sejumlah klub besar seperti PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Madura United, dan terakhir Dewa United.
Pengalaman Reva sebagai pemimpin di tim papan atas menjadi alasan utama perekrutannya. “Reva ini akan menjadi pemain senior yang kita punya. Dengan pengalamannya kemarin di Dewa United dengan menit tampil yang cukup banyak dan bersaing di papan atas, harapannya bisa menularkan itu ke teman-teman,” jelas Razzi.
Reva sendiri memiliki visi yang kuat saat memutuskan untuk bergabung dengan Laskar Mataram. “Pertama, PSIM penuh sejarah, termasuk tim besar. Hanya saja, kemarin mungkin lama tertidur, sekarang, saatnya untuk bangun, bangkit, membuat prestasi, dan memberikan kebanggaan untuk masyarakat Kota Jogja,” ungkapnya penuh semangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi