Meski demikian, menurut Molango, para pemain Sheffield Wednesday kemungkinan besar bisa langsung mengakhiri kontraknya sekarang juga karena adanya klausul pelanggaran berat dalam kontrak standar pemain sepak bola Inggris.
“Dalam kontrak standar memang disebutkan beberapa situasi di mana seorang pemain bisa mengakhiri kontraknya. Itu terjadi jika ada pelanggaran yang serius dan/atau terus-menerus. Itulah yang sedang kami telaah,” ujarnya menegaskan.
Kondisi internal klub pun kian memburuk. Saat ini, Sheffield Wednesday tengah dikenai sanksi larangan transfer selama tiga bursa oleh English Football League (EFL).
Hukuman ini diberikan akibat keterlambatan pembayaran gaji, termasuk kepada staf dan bahkan HMRC (otoritas pajak Inggris).
Pemilik klub, Dejphon Chansiri, juga telah didakwa atas keterlambatan pembayaran pada bulan Maret dan Mei lalu.
Klub saat ini sedang mengajukan banding atas sanksi tersebut, meski tampaknya upaya itu tak banyak mengubah ketidakpastian yang sedang melanda.
Sheffield Wednesday kini berada di ambang kehancuran struktural.
Klub sedang dalam proses penjualan, belum memiliki fasilitas latihan yang layak karena kompleks baru mereka belum siap digunakan, dan lebih parahnya lagi—belum ada satu pun jadwal pertandingan pramusim diumumkan.
Situasi ini membuat banyak pihak teringat pada "penyakit lama" yang kerap menimpa klub-klub sepak bola Indonesia: gaji tak dibayar, pemain hengkang massal, dan masa depan tim yang menggantung. Bedanya, kali ini terjadi di tanah kelahiran sepak bola, Inggris.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Kelahiran Manchester Kini Main Kasta Ketujuh Liga Inggris
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala