Sangat disayangkan jika hal itu terjadi, mengingat Struick bukan pemain tanpa kualitas dan potensi.
3. Sangat Muda
Usia Struick saat ini 22 tahun, masih terbilang sangat muda bagi ukuran pemain sepak bola profesional.
Struick masih punya kualitas bersaing di Eropa, tak seperti Jordi Amat yang sudah berusia lebih dari 30 tahun.
Sehingga langkah Jordi Amat bergabung Persija Jakarta pun tidak dipermasalahkan banyak pihak.
Itulah tiga alasan mengapa Rafael Struick layak mendapat kritik jika benar-benar memutuskan untuk bergabung dengan klub Liga 1 Indonesia.
Keputusan seorang pemain muda sekelas Struick tentu akan menjadi sorotan, apalagi ia bukan nama sembarangan.
Pemain berdarah Belanda-Indonesia ini telah menjadi bagian penting dalam skuad Timnas Indonesia, baik di level junior seperti SEA Games dan Piala Asia U-23, maupun di level senior pada laga-laga kualifikasi Piala Dunia.
Oleh sebab itu, keputusan karier yang ia ambil tak lepas dari ekspektasi besar publik terhadap masa depannya.
Baca Juga: Mauro Zijlstra Selangkah Lagi Bela Indonesia, Naturalisasi Hampir Rampung?
Jika benar ia akan merumput di Liga 1 dalam waktu dekat, maka tiga alasan utama tadi menjadi dasar kuat mengapa keputusan itu dianggap sebagai kemunduran.
Rafael Struick, dengan segala potensi dan statusnya sebagai andalan Timnas Indonesia, tentu diharapkan bisa terus berkembang di lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas, baik secara teknis, fisik, maupun mental.
Jika ia memilih Liga 1 terlalu dini, banyak pihak menilai hal tersebut bukan hanya sebagai keputusan personal, tapi juga sebagai kehilangan besar bagi masa depan Timnas.
Namun pada akhirnya, semua kembali kepada keputusan sang pemain. Apakah Struick akan menjadikan Liga 1 sebagai batu loncatan atau justru sebagai titik nyaman dalam kariernya?
Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, kritik dan harapan akan selalu hadir bagi pemain yang membawa panji Garuda di dadanya.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Mauro Zijlstra Selangkah Lagi Bela Indonesia, Naturalisasi Hampir Rampung?
-
Nomor 5 Milik Rizky Ridho, Jordi Amat Pakai Nomor 4 di Persija Jakarta?
-
Latihan Bareng Finn Dicke, Rafael Struick Akan Gabung Klub Liga Portugal?
-
3 Alasan Jordi Amat Tak Perlu Dihujat karena Bermain di Liga Indonesia
-
Peringatan Dini untuk Patrick Kluivert, PSSI Prediksi Ini Terjadi di Ronde 4
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz