Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick, terciduk sedang berlatih bersama mantan rekannya yang kini berkarier di Liga Portugal. Hal ini tentu memunculkan spekulasi bahwa Struick bakal bermain di Portugal.
Dugaan ini mencuat setelah beredarnya sebuah foto di media sosial yang memperlihatkan Rafael Struick sedang berlatih di masa pramusim dengan mantan rekan setimnya di ADO Den Haag, Finn Dicke.
Kedua pemain ini sama-sama pernah memperkuat ADO Den Haag beberapa waktu lalu. Keduanya memang berasal dari generasi yang berbeda. Struick berusia 22 tahun sedangkan Finn Dicke berumur 20 tahun.
Dalam foto tersebut, Rafael Struick terlihat mengenakan jersey latihan yang biasanya digunakan oleh Timnas Indonesia. Sedangkan Finn Dicke mengenakan jersey berwarna hitam yang identik dengan klubnya, Estoril.
Sebagai informasi, Finn Dicke telah bermain di Estoril sejak tahun 2022 ketika menjalani masa peminjaman dari ADO Den Haag. Setelah itu, statusnya sebagai pemain dipermanenkan oleh Estoril pada tahun 2023.
Selama memperkuat Estoril di Liga Portugal, gelandang berusia 20 tahun ini sempat menjalani masa pinjaman di Liga Belgia bersama SK Beveren. Namun, dia sudah kembali dari masa pinjaman tersebut pada Juni 2025.
Tentu saja, terciduknya Rafael Struick yang berlatih bersama Finn Dicke pada masa pramusim ini memunculkan spekulasi baru bahwa penyerang Timnas Indonesia itu akan melanjutkan kariernya di Liga Portugal.
Padahal, dalam beberapa waktu terakhir, Rafael Struick digadang-gadang bakal melanjutkan kariernya di Indonesia setelah berstatus tanpa klub karena kontraknya bersama klub Liga Australia telah berakhir.
Saat ini, status Rafael Struick memang tengah terkatung-katung setelah kontraknya bersama Brisbane Roar berakhir. Dia berstatus tanpa klub alias free agent. Dewa United jadi tim terdepan yang siap mengamankan pemain 22 tahun tersebut.
Baca Juga: Kehadiran Patrick Kluivert Dianggap Bencana oleh Bos Klub Liga 1: Pelatih Tarkam!
Di tengah situasi tersebut, muncul rumor dan spekulasi bahwa Struick akan bergabung dengan Banten Warriors. Sebab, secara finansial, Dewa United merupakan salah satu klub yang cukup kuat dan bisa membayar upah Struick.
Dewa United merupakan klub yang memiliki kualitas mumpuni. Berbekal kualitas pemain dan juga jajaran pelatih, Banten Warriors bisa berjuang mengamankan peringkat kedua klasemen akhir.
Di klub ini, Rafael Struick akan bermain satu tim dengan kompatriotnya di Timnas Indonesia seperti Egy Maulana Vikri dan Ricky Kambuaya. Itu belum deretan pemain asing berkualitas lainnya.
Selain itu, faktor pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, juga harus dipertimbangkan. Sebagai pelatih asal Belanda, dia tentu punya kemampuan untuk berkomunikasi secara langsung dengan Struick.
Dewa United berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Rafael Struick. Klub asal Banten ini tak hanya menawarkan tempat bermain, tetapi juga menjanjikan prospek karier jangka panjang yang menjanjikan bagi sang striker.
Dengan fasilitas modern, dukungan finansial kuat, serta skuad dan pelatih yang mumpuni, Dewa United bisa menjadi tempat terbaik bagi Struick untuk menghidupkan kembali potensi dan reputasinya.
Terlebih lagi, kesempatan bermain di level Asia bukan hanya soal gengsi, tapi juga panggung pembuktian diri kepada publik sepak bola nasional dan internasional.
Jika transfer ini terwujud, maka tak hanya Dewa United yang akan mendapatkan tambahan amunisi tajam di lini depan, tetapi juga Rafael Struick yang bisa menemukan kembali arah terbaik dalam perjalanan kariernya yang sempat terseok.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Kehadiran Patrick Kluivert Dianggap Bencana oleh Bos Klub Liga 1: Pelatih Tarkam!
-
3 Penyerang Timnas Indonesia yang Terancam Terdepak karena Mauro Zijlstra
-
Mertua Pratama Arhan Serang Kelakuan Patrick Kluivert: Biar Publik Paham!
-
Ribuan Personel Amankan Pertandingan Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat
-
Erick Thohir Sindir Arab Saudi dan Qatar: Pasti Tuan Rumah Menguntungkan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
-
Inggris vs Norwegia Dibayangi Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi