Suara.com - Riko Simanjuntak pemain kelahiran Pematang Siantar tidak masuk dalam skema permainan eks juru formasi MU alias Madura United, Mauricio Souza di Persija Jakarta. Oleh sebab itu, Riko akan bermain bersama PSS Sleman di Liga 2 atau Championship 2025/2026.
Sekadar informasi, status asli Riko Simanjuntak adalah pemain Persija. Pertengahan musim Liga 1 2024/2025, sosok 33 tahun itu dipinjamkan ke PSS Sleman.
Sayang, Riko tidak bisa membantu tim berjuluk Super Elang Jawa itu selamat dari degradasi. Meski begitu, ia tetap bertahan tidak pergi meninggalkan PSS Sleman.
Ini karena Pelatih Persija Mauricio Souza tidak punya rencana memakai jasa Riko untuk mengarungi Super League 2025/2025 atau Liga 1 musim ini.
"Kalau masih ada sesuatu yang bisa dilakukan, mungkin dia bisa datang," kata Mauricio Souza kepada awak media.
"Tapi yang saya tahu, Riko tidak akan bergabung, dia tetap di Sleman. Saya rasa begitu," sambung juru formasi asal Brasil tersebut.
Kontrak Riko bersama Persija diketahui masih sampai dengan 2026. Tetapi, dalam beberapa musim ke belakangan, ia jarang mednapat menit bermain di Macan Kemayoran sehingga dipinjamkan.
Performa Riko Simanjuntak saat di PSS tak buruk setelah tampil dalam 14 dari total 15 laga yang dilakoni Super Elang Jawa sejak dirinya sudah diresmikan.
Bisa dibilang Riko Simanjuntak mejadi pemain inti PSS Sleman. Wajar, jika Super Elang Jawa ingin mempertahankannya demi target kembali ke Liga 1.
Baca Juga: Jordi Amat ke Persija Jakarta, Kode Posisinya Digantikan Elkan Baggott di Timnas?
Riko saat ini berada di Bandung untuk membela tim Liga Indonesia All Star di Piala Presiden 2025. Statusnya juga masih pemain Persija Jakarta.
Dia tampil bersama dengan Eksel Runtukahu, Witan Sulaeman, Zahaby Gholy, dan Hansamu Yama Pranata yang juga pilar Macan Kemayoran.
Belum ada keterangan resmi dari manajemen Persija apakah Riko Simanjuntak kembali dipinjamkan ke PSS Sleman atau tidak.
Target Persija di BRI Liga 1
Untuk mewujudkan target ambisius juara Liga 1, manajemen Persija Jakarta terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap skuad.
Evaluasi telah dilakukan sejak akhir musim lalu, dengan fokus pada penguatan lini-lini krusial melalui rekrutan pemain baru yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
Berita Terkait
-
Jordi Amat ke Persija Jakarta, Kode Posisinya Digantikan Elkan Baggott di Timnas?
-
PT LIB Longgarkan Hadirnya Suporter Tamu, Kecuali untuk Persija hingga Persib Bandung
-
Pelatih Mauricio Souza Puas dengan Langkah Baru Persija Jakarta
-
Benteng Timnas di Jantung Persija: Pujian Setinggi Langit Jordi Amat untuk Rizky Ridho
-
Baru 4 Hari Gabung Persija Jakarta, Jordi Amat Blak-blakan Soal Ini
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Adhyaksa FC Mulai Latihan Jelang Super League, Siap Ganti Nama dengan Identitas Kalimantan Tengah
-
Belajar dari Bear di Film Obsession: Keinginan yang Tak Pernah Terpuaskan
-
Polri Pastikan Uang Miliaran dan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli
-
BGN Era Dadan Nunggak Utang Rp1,6 Triliun Selama Tahun 2025, Waka BGN Minta Maaf
-
Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang
-
Diangkat dari Kisah Nyata Viral, Baby Udon Tayang di Bioskop Mulai 3 September 2026
-
Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas