Suara.com - Liverpool menunjukkan bentuk penghormatan tertinggi untuk mendiang Diogo Jota dengan memensiunkan nomor punggung 20 di seluruh level tim, termasuk tim putri dan akademi.
Keputusan emosional ini diumumkan setelah Jota meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di Spanyol pekan lalu bersama saudaranya, André Silva.
Langkah tersebut diambil usai manajemen Liverpool berdiskusi langsung dengan istri Jota, Rute Cardoso, dan keluarganya.
Klub ingin memastikan setiap keputusan yang diambil sejalan dengan keinginan orang-orang terdekat sang pemain.
"Setelah berkonsultasi dengan istri, Rute, dan keluarganya, klub dapat mengumumkan bahwa nomor punggung tersebut akan dipensiunkan untuk menghormati dan mengenang Diogo di semua level, termasuk tim putri dan akademi," tulis Liverpool melalui pernyataan resmi di laman mereka, dikutip dari Antara pada Sabtu (12/7/2025).
Pihak klub menyebut keputusan ini sebagai bentuk pengakuan bukan hanya atas kontribusi besar Jota selama lima tahun berseragam The Reds, tetapi juga atas pengaruh positif yang ia berikan di ruang ganti dan hubungan hangatnya dengan para suporter.
Michael Edwards, CEO Football dari Fenway Sports Group (FSG), yang merupakan induk perusahaan Liverpool, menyampaikan bahwa keputusan ini menjadi yang pertama dalam sejarah klub.
"Oleh karena itu, kami dapat mengatakan bahwa ini adalah penghormatan yang unik untuk seseorang yang luar biasa," ujar Edwards.
Ia menambahkan, dengan pensiunnya nomor punggung 20, nama dan warisan Jota akan selalu hidup dalam sejarah Liverpool.
Baca Juga: Absen di Pemakaman Diogo Jota, Cristiano Ronaldo Tuai Sorotan usai Terciduk Liburan di Mallorca
"Diogo bergabung dengan kami pada tahun 2020. Dia memenangkan nomor punggung 20 untuk kami dengan penuh kehormatan, keistimewaan, dan kasih sayang," lanjut Edwards.
Tak hanya Edwards, seluruh jajaran pimpinan Liverpool — termasuk Billy Hogan, John Henry, Tom Werner, dan Mike Gordon — turut memberikan pernyataan bersama mengenai pentingnya sosok Jota dalam perjalanan klub.
"Cinta kami untuk Rute, ketiga anaknya yang cantik, dan keluarganya yang terus berduka atas kepergian Diogo dan André," ucap mereka.
Diogo Jota pertama kali bergabung dengan Liverpool pada musim 2020-2021, bersamaan dengan kedatangan Thiago Alcantara dan Kostas Tsimikas.
Saat itu, The Reds masih dilatih oleh Jurgen Klopp. Jota diboyong dari Wolverhampton Wanderers dan langsung menjadi andalan di lini depan.
Selama memperkuat Liverpool, Jota mencatatkan 65 gol dan 26 assist dari total 182 pertandingan.
Ia turut membawa klub meraih sejumlah trofi bergengsi seperti Liga Inggris, Piala FA, dan dua Piala Liga.
Kini, dengan pensiunnya nomor punggung 20, Liverpool memastikan bahwa kontribusi dan memori tentang Jota akan terus dikenang, bukan hanya oleh tim utama, tetapi juga oleh generasi-generasi mendatang yang mengenakan seragam merah kebanggaan Anfield.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan