Suara.com - Venezia FC membuat heboh jagat sepak bola Italia dan Indonesia usai mengunggah foto Jay Idzes yang tengah tersenyum saat sesi latihan, Selasa (5/8/2025).
Unggahan tersebut langsung menyulut berbagai spekulasi, terutama terkait masa depan sang kapten Timnas Indonesia di bursa transfer musim panas ini.
Jay Idzes memang sedang menjadi pusat perhatian publik sepak bola, tak hanya karena statusnya sebagai andalan lini belakang Venezia, tetapi juga karena ketertarikan sejumlah klub Serie A yang dikabarkan siap memboyongnya.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen.
Tak sedikit yang menduga ini menjadi unggahan perpisahan halus dari Venezia untuk para pemain yang akan hengkang, termasuk Jay Idzes.
“Latihan terakhir bang Jay sebelum ke Torino?” tulis seorang warganet di kolom komentar.
"Mau kemana bang jay," sambung akun lainnya.
Sementara itu, kabar terbaru disampaikan oleh jurnalis transfer terkemuka asal Italia, Nicolò Schira terkait masa depan Jay Idzes.
Lewat akun Twitter-nya, Schira mengungkap bahwa Jay Idzes telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Torino terkait kontrak jangka panjang hingga tahun 2029 dengan nilai gaji mencapai €1 juta per musim (sekitar Rp17,4 miliar).
Baca Juga: Bos FC Twente Bongkar Kondisi Mees Hilgers: Dia Frustasi!
“Jay #Idzes telah menyepakati syarat pribadi untuk kontrak hingga 2029 (€1 juta per tahun) dengan #Torino, yang kini sedang berupaya mencapai kesepakatan dengan #Venezia di kisaran 8-9 juta euro plus bonus,” tulis Schira.
Sementara itu, menurut laporan Tuttosport, bek Venezia ini semakin dekat bergabung dengan Torino, namun langkah tersebut bergantung pada penjualan Saul Coco ke Spartak Moskwa.
Kabar ini memicu antusiasme besar di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, yang berharap Idzes tetap bersinar di kasta tertinggi Liga Italia meski Venezia terdegradasi ke Serie B.
Namun, Il Toro-- julukan Torino belum memasukkan Saul Coco ke daftar jual meski sang bek menjalani musim 2024/25 yang mengecewakan.
Spartak Moskwa telah mengajukan tawaran €14-15 juta (sekitar Rp266-285 miliar), tetapi Torino bersikeras hanya akan melepas Coco jika tawaran mendekati €20 juta (Rp380 miliar), yang akan menghasilkan keuntungan besar dari investasi €8,2 juta musim lalu.
Menurut jurnalis Alfredo Pedullà, dana dari penjualan Coco akan menjadi kunci untuk mendanai transfer Idzes, yang dinilai sebagai pengganti ideal di lini belakang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental