Suara.com - Jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia dihadapkan pada pertanyaan besar yakni siapa eksekutor penalti utama setelah Ole Romeny cedera?
Nama Kevin Diks kini menjadi kandidat terkuat. Bek kanan berusia 28 tahun ini telah mencatatkan lima caps sejak debutnya pada November 2024 dan dikenal tenang dalam momen krusial, termasuk saat mengeksekusi bola mati.
Setelah dilepas gratis oleh FC Copenhagen di akhir musim 2024/2025, Kevin kini bermain untuk klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach.
Di level klub, ia memiliki rekor impresif—11 kali menjadi algojo penalti dan semuanya berbuah gol.
Namun, momen pahit terjadi saat Indonesia melawan Australia di Sydney pada 20 Maret 2025.
Kevin yang mendapat kesempatan mengeksekusi penalti setelah Rafa Struick dijatuhkan, gagal memaksimalkannya karena tendangannya membentur mistar.
Kekeliruan itu menjadi awal kekalahan telak Skuad Garuda dengan skor 1-5.
Ketika Kevin absen melawan China pada 5 Juni 2025, tugas eksekusi penalti diambil alih oleh Ole Romeny.
Penyerang Oxford United itu sukses mencetak gol penentu kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Baca Juga: FC Twente Tutup Aktivitas di Bursa Transfer, Mees Hilgers Batal Pindah ke Crystal Palace?
Kini, situasi berbalik. Ole Romeny mengalami cedera usai tampil di Piala Presiden 2025, membuat pelatih Patrick Kluivert harus menunjuk algojo baru di titik putih.
Kevin pun berpeluang besar kembali memegang peran tersebut.
Pemain kelahiran Belanda itu menegaskan pentingnya memanfaatkan bola mati secara optimal.
“Set piece bisa menentukan hasil pertandingan, banyak laga diputuskan lewat penalti, tendangan sudut, atau lemparan jarak jauh,” kata Kevin.
Meski lebih menyukai gol dari permainan terbuka, ia mengakui bahwa eksekusi bola mati sering menjadi pembeda.
Kevin pun masih menyimpan rasa pahit atas kegagalannya di Sydney yang menurutnya “hampir sempurna”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi