Suara.com - Kekuatan Timnas Irak berpotensi mendapat tambahan amunisi signifikan jelang melwan Timnas Indonesia di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu kini tengah menjajaki kemungkinan untuk merekrut seorang talenta muda berbakat yang kini menimba ilmu di akademi raksasa Jerman, Bayern Munchen.
Pemain yang dimaksud adalah Jussef Nasrawe, seorang gelandang potensial yang baru berusia 17 tahun.
Saat ini, ia merupakan bagian dari skuad Bayern Munchen U-17 dan berkompetisi di level tertinggi Bundesliga U-17.
Melihat potensinya yang luar biasa, Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) tidak mau membuang waktu dan segera menempuh langkah untuk menaturalisasinya.
Presiden IFA, Adnan Dirjal secara langsung telah menginstruksikan komite terkait untuk mempercepat penyelesaian dokumen yang diperlukan untuk mengamankan jasa Jussef Nasrawe.
Ia dianggap sebagai salah satu talenta paling penting di generasinya di Bayern Munchen dengan potensi besar untuk menjadi pemain kunci di masa depan.
Langkah ini bukan sekadar wacana. Dilaporkan oleh Winwin, Adnan Dirjal bahkan telah terbang ke Jerman untuk menemui langsung sang pemain dan keluarganya.
"Adnan Dirjal bertemu dengan pemain tim cadangan Bayern München, Youssef Nasrawi dan keluarganya di Munchen, Jerman, sebagai bagian dari perjalanan medisnya, yang mencakup pertemuan dengan sejumlah pemain profesional," tulis laporan Winwin.
Baca Juga: Gabung NEC Nijmegen, Pemain Keturunan Bisa Dibujuk Calvin Verdonk ke Timnas Indonesia
"Adnan Dirjal berbicara dengan pemain dan keluarganya tentang kariernya di salah satu tim penting Jerman, tingkat tekniknya, dan perjalanannya bersama klub, di mana ia berkembang melalui tim yunior dari usia tujuh tahun hingga mencapai tim cadangan, di mana ia tampil di level yang signifikan dan membuktikan bakat sepak bolanya," lanjut laporan itu.
Dalam pertemuan tersebut, orang nomor satu di federasi sepak bola Irak itu memberikan apresiasi tinggi kepada Nasrawe, menyebutnya sebagai aset masa depan Irak.
Kemampuannya untuk berkembang di lingkungan kompetitif seperti Bayern Munchen dianggap sebagai bukti disiplin, karakter, dan komitmen profesionalnya.
"Nasrawi merupakan kemajuan signifikan dalam jangka pendek dalam mengonfirmasi identitas aslinya sebagai pemain profesional," jelas Dirjal.
"Kami menekankan pentingnya memantau dan mempelajari dokumen aslinya. Oleh karena itu, kami meminta komite terkait untuk segera melengkapi dokumen identitas sang pemain," imbuhnya.
Sementara itu, Jussef Nasrawe yang sebelumnya pernah membela timnas Jerman di level U-16 dan U-17, mengaku terkesan dengan keseriusan yang ditunjukkan oleh Irak.
"Saya berterima kasih kepada Presiden Asosiasi Sepak Bola atas kunjungannya dan ketertarikannya pada para pemain profesional, karena mereka merupakan harta nasional di mana pun mereka berada," kata Nasrawe.
"Saya terkesan dengan tingkat dan perkembangan luar biasa yang telah dicapai sepak bola Irak melalui partisipasi dan hasil di tingkat benua."
"Saya berharap para pemain tim nasional Irak dapat mewujudkan impian rakyat Irak untuk lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini adalah impian besar bagi para penggemar Irak yang haus akan kesuksesan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PSSI ke Jakmania: Semua Stadion di Indonesia Kandang Timnas
-
Nova Arianto Rombak Starting XI Timnas Indonesia U-17 Saat Jumpa Uzbekistan
-
Gara-Gara Parit di Stadion Sumut, Nova Arianto Larang Timnas U-17 Selebrasi Berlebihan
-
Timnas Indonesia Tahun Depan Pakai JIS, Persija Jakarta Kembali Terusir?
-
Semesta Mendukung, Timnas Indonesia Bisa Dekati Ranking FIFA Thailand dan Vietnam
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Luke Vickery Sudah Dihubungi John Herdman, Siap Gas di Timnas Indonesia?
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
-
Pelatih Keturunan Indonesia Ditolak Suporter Tottenham Hotspur, Disebut Tak Punya Kemampuan
-
Piala Dunia 2026 Uji Tradisi: Rekor 92 Tahun, Juara Dunia Selalu Dipimpin Pelatih Lokal
-
Elkan Baggott Tetap Ditahan di Ipswich Town, Sang Pelatih Punya Alasan
-
Statistik Gila Justin Hubner di Eredivisie Ungguli Pemain Real Madrid dan Sevilla
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Keputusan Pelatih Ipswich Town Buka Peluang Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung