Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:35 WIB
Justin Hubner (Fortuna Sittard)
Baca 10 detik
  • Justin Hubner raih peringkat ketiga tekel terbanyak pemain U-23 di tujuh liga besar Eropa.

  • Statistik Hubner sejajar bek Barcelona dan melampaui pemain muda milik klub Real Madrid.

  • Hubner tampil 16 kali musim ini dengan julukan "El Preman" karena gaya bermain agresif.

Suara.com - Pilar pertahanan Timnas Indonesia yakni Justin Hubner sukses mengguncang panggung sepak bola Benua Biru musim 2025/2026.

Pemain andalan Fortuna Sittard tersebut menunjukkan dominasi nyata dalam urusan mematahkan serangan lawan di lapangan hijau.

Berdasarkan data terbaru Hubner kini menyandang status sebagai salah satu bek muda paling tangguh di Eropa.

Ia berhasil menempati peringkat ketiga sebagai pemain kategori U-23 dengan jumlah tekel sukses terbanyak.

Pencapaian luar biasa ini mencakup statistik dari tujuh kompetisi kasta tertinggi di tanah Eropa.

Platform penyedia data statistik sepak bola DataMB merilis angka impresif yang diraih oleh pemain kelahiran Belanda ini.

Hubner tercatat menorehkan rata-rata 1,01 aksi tekel akurat di setiap pertandingan yang ia jalani.

Angka tersebut membuat posisinya sejajar dengan bek muda potensial milik raksasa Spanyol yakni Gerard Martin dari Barcelona.

Ia hanya terpaut tipis dari Abdukodir Khusanov milik Manchester City yang mengantongi poin sebesar 1,11.

Baca Juga: Alasan Sumardji Kukuh Dampingi Timnas Indonesia Meski Sanksi 20 Laga

Posisi puncak saat ini masih diduduki oleh pemain NEC Nijmegen yaitu Brayann Pereira dengan raihan 1,2 tekel.

Menariknya catatan statistik Hubner justru melampaui beberapa nama besar yang merumput di klub raksasa dunia.

Ia sukses mengasapi bek Real Madrid yakni Raul Asencio serta pemain bertahan milik Sevilla bernama Andres Castrin.

Bahkan pemain berbakat Como 1907 yaitu Jacobo Ramon juga berada di bawah level efektivitas tekel Hubner.

Perlu diketahui bahwa Jacobo Ramon sendiri merupakan eks pemain Madrid yang memiliki klausul pembelian kembali yang sangat tinggi.

Dominasi Hubner ini membuktikan bahwa kualitas pemain Indonesia mampu bersaing ketat di level tertinggi kompetisi internasional.

Sepanjang bergulirnya musim kompetisi ini Hubner telah dipercaya turun ke lapangan sebanyak 16 kali pertandingan.

Mayoritas penampilannya terjadi di ajang Eredivisie dengan catatan 15 laga serta satu laga di turnamen KNVB Beker.

Pelatih Fortuna Sittard memberikan kepercayaan kepada Hubner untuk bermain sebagai starter dalam tujuh pertandingan krusial tim.

Selebihnya ia tetap memberikan dampak signifikan bagi pertahanan meski masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti sebanyak sembilan kali.

Kehadirannya di lini belakang selalu memberikan rasa aman sekaligus ancaman bagi penyerang lawan yang mencoba mendekat.

Bek berusia 22 tahun ini dikenal memiliki gaya bermain yang sangat agresif dan tidak mengenal rasa takut.

Ia selalu berani melakukan kontak fisik dan duel satu lawan satu demi menjaga keperawanan gawang timnya dari ancaman.

Gaya bertarungnya yang tanpa kompromi tersebut membuatnya mendapatkan apresiasi unik dari para pendukung setia di tanah air.

"Ia tak ragu melakukan duel keras demi menghentikan laju serangan lawan," menjadi gambaran nyata dedikasinya di atas rumput.

"Gaya bermain ini membuatnya dijuluki “El Preman” oleh suporter Timnas Indonesia," sebagai bentuk kekaguman atas keberanian sang pemain.

Namun intensitas permainan yang sangat tinggi tersebut tentu membawa konsekuensi yang cukup besar bagi catatan individunya.

Justin Hubner tercatat telah mengoleksi tujuh kartu kuning sepanjang musim berjalan akibat gaya bermainnya yang sangat meledak-ledak.

Bahkan ia sempat menerima satu kartu merah sebagai risiko dari upayanya mengamankan lini pertahanan dengan cara yang ekstrem.

"Statistik ini menegaskan Hubner sebagai bek muda bermental baja yang berani mengambil risiko demi tim," tulis laporan tersebut.

Kombinasi antara bakat teknis dan keberanian mental menjadikan Hubner aset yang sangat berharga bagi masa depan Timnas Indonesia.

Load More